STP NHI Bandung Gelar Taste of Celebration 4.0
Suasana Dome Malabar, Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung, sudah berjejer meja-meja yang di atasnya terpajang menarik aneka makanan penutup (dessert) dalam 16 kelompok sesuai dengan tema perayaan hari-hari besar di seluruh dunia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Suasana Dome Malabar, Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung, sudah berjejer meja-meja yang di atasnya terpajang menarik aneka makanan penutup (dessert) dalam 16 kelompok sesuai dengan tema perayaan hari-hari besar di seluruh dunia.
Kampus yang berada di Jalan Dr Setiabudhi 186 Bandung itu sedang menggelar kegiatan ”Food Display” yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Patiseri bertemakan ”Taste of Celebration 4.0” yang dilaksanakan pada Kamis (27/6/2019).
Waktu menunjukkan pukul 09.30 WIB, acara Food Display dimulai dan dibuka Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STP NHI Bandung, Erfin Roesfian mewakili Ketua STP NHI yang pada kesempatan tersebut berhalangan hadir.
Erfin Roesfian menyampaikan, kegiatan Food Display ini merupakan acara tahunan yang wajib dipraktikkan oleh mahasiswa STP NHI Bandung Program Studi Manajemen Patiseri di semester 5.
“Food Display sebagai ujian praktik mahasiswa semester 5 yang pada semester sebelumnya sudah belajar teori maupun praktik, inilah ujian bagi mahasiswa mengimplementasikannya sesuai dengan tema yang sudah ditentukan oleh kampus,” papar Erfin.
Tema Food Display tahun ini adalah 16 perayaan dari seluruh dunia, seperti Halloween, Thanksgiving, Lebaran, Natal, Halloween, New Year’s Eve, Waisak, Holi Festival, Hanami, Valentine, St Patrick’s Day.
Kemudian, 4th of July, Lei Day, 17 Agustus, Lantern Festival, Cinco de Mayo, Easter, Christmas Eve, dan lain-lain.
Tema yang diangkat tahun ini dilatarbelakangi atas kebutuhan industri perhotelan ataupun home industry terhadap tenaga kerja yang mempunyai keterampilan mengolah produk untuk hari-hari perayaan yang relatif berbeda sesuai hari perayaan tertentu.
Setiap tema/kelompok terdiri dari 3 mahasiswa/i, mereka harus berkreasi yang mencari informasi secara mandiri agar mendekorasi tampilan serta makanan yang disajikan sesuai dengan tema yang sudah diberikan itu.
Program Studi Manajemen Patiseri sebagai penyelenggara pendidikan vokasi dalam bidang patiseri (pastry), menganggap pembekalan pengolahan berbagai produk hari-hari perayaan untuk para mahasiswa/i di semester 5 sebagai keterampilan yang krusial untuk mahasiswa/i bersaing dalam sektor industri produksi makanan, khususnya dalam seni pengolahan patiseri.
Program Studi Manajemen Patiseri Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung menyelenggarakan kegiatan Food Display dengan tujuan agar mahasiswa mendapatkan kompetensi dalam pengolahan makanan khusus yang sesuai dengan hari perayaan besar yang berkualitas produksi optimal dan juga mempunyai nilai kesenian.
Selain itu, mahasiswa sekaligus dapat menjajaki bidang wirausaha dengan juga memperhatikan rasa, penampilan, dan kemasan produk yang layak jual sesuai target pemasaran yang diinginkan.
Untuk menilai ujian praktik mahasiswa semester 5 itu, kampus telah menundang para dewan juri yang memang berkompeten dan merupkan juru masak (chef) yang sudah berpengalaman dan telah mengabdi di beberapa hotel ternama di Bandung.
“Dewan juri kami telah mengundang 3 orang dari juru masak profesional dan 3 orang dari intern dosen patiseri berpengalaman yang dimiliki kampus ini,” terang Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan.
Pemilihan juri disesuaikan dengan latar belakang profesi yang sangat kompeten dengan 7 produk yang akan dinilai, yaitu Showpieces, Cake Decoration, Indonesian Sweets, Bread, Assorted Small Cakes, Plated Dessert, dan Assorted Cookies.
Menurut salah satu juri, Chef Adi Ruhaedi, Wakil Ketua di Asosiasi Ahli Kuliner Indonesia, dari tahun ke tahun Food Display dari mahasiswa STP NHI Bandung, terus meningkat dan membanggakan.
“Misalnya, di kelompok mahasiswa yang kebagian tema 17 Agustus, mereka memasukan unsur makanan khas Indonesia dalam patiseri yang disajikan,” kata Chef Adi.
Hasil dari Food Display ini diharapkan dapat diterima oleh industri maupun masyarakat, sehingga lebih banyaknya tenaga kerja yang terampil atau wirausaha yang menyediakan produk dessert untuk hari perayaan yang berkualitas dan layak jual. (sur)
Editor : suroprapanca

