Sudah Terpasang 8 Gardu di GT Cikampek Utama

Pembangunan Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, yakni Cikampek Utama yang lokasinya di sekitar Kalihurip, terus dikebut. Saat ini progresnya sudah lebih dari 70 persen.

Sudah Terpasang 8 Gardu di GT Cikampek Utama
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Pembangunan Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, yakni Cikampek Utama yang lokasinya di sekitar Kalihurip, terus dikebut. Saat ini progresnya sudah lebih dari 70 persen.

Salah seorang petugas kontraktor Jasa Marga, Andi Burcito menjelaskan, proses pembangunan GT baru, baik badan jalan maupun gardu tol terus dikebut. Sejauh ini telah terpasang 8 dari 30 gardu transaksi pembayaran yang akan dibangun.

"Sudah terpasang 8 gardu transaksi," kata Andi kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Dia menjelaskan, titik yang dijadikan GT Cikampek utama merupakan titik pertemuan arus dari Cipularang dan Tol Jakarta-Cikampek. 

Ke depan beban kendaraan dari Jakarta tak lagi tertumpu di GT Cikarang Utama. Karena, nantinya GT Cikampek Utama yang akan jadi corong pengatur lalu lintas. 

Dia menuturkan, di GT Cikampek utama ini akan ada dua gerbang pengatur lalu lintas menuju wilayah Timur Pulau Jawa. Adapun kedua gerbang itu tepatnya berada di Ruas Tol Jakarta Cikampek (Japek) KM 70 dan Ruas Tol Cipularang KM 67. Di dua gerbang tol utama tersebut, akan ada 30 gerbang tol untuk bertransaksi.

"Di gerbang tol utama ada 14 dan yang gerbang satelit ada 16, jadi total ada 30 gerbang tol di dua jalur itu," jelas dia.

Dari jumlah tersebut, masing-masing gerbang tol utama mendapat tujuh gerbang yang bersifat reverseable atau bisa difungsikan dari kedua arah. Serta, ada delapan gerbang tol di setiap gerbang tol di dua ruas tol yang bersifat gerbang satelit atau gerbang tambahan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adipratama menuturkan, dalam pengamanan ritual tahunan ini, sepertinya bakal ada perubahan setrategi. Hal itu menyusul adanya peralihan Gerbang Tol Cikarang Utama (GT Cikarut) menjadi ke Cikampek utama yang dibangun tak jauh dari GT Kalihurip. 

"Kami telah melakukan pengecekan ke lokasi, " ujarnya. 

Sejauh ini jajarannya masih melakukan analisa guna menentukan cara bertindak (CB) pada saat memasuki arus mudik nanti. Karena, dipastikan akan ada perubahan CB saat moment mudik nanti.

Dia menambahkan, dari kordinasi jajarannya dengan pihak pengelola, kemungkinan proyek ini tak akan rampung hingga pelaksanaan mudik nanti. Meski belum bisa dipastikan rampung 100 persen pada saat mudik nanti, pihaknya memastikan dua gerbang tol yang sedang dalam pembangunan itu akan bisa digunakan pada H-10 Lebaran.

"Diperkirakan, H-10 lebaran sudah bisa digunakan, "pungkasnya. (Asep Mulyana)


Editor : DeryFG