INILAH, Bandung-Badan Nasional Pemenangan (BPN) Prabowo-Sandi merasa aneh dengan survei terbaru bahwa Jokowi-Ma'ruf unggul dengan selisih 22,8 persen.
"Tidak sesuai dengan realitas yang ada," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Suhud Alynudin kepada wartawan, Minggu (11/3/2019).
Suhud menganggap aneh sebab setiap kampanye Jokowi-Ma'ruf, tak seramai jagoannya.
"Kampanye Jokowi sepi peminat. Sementara kampanye Pak Prabowo dan Pak Sandi selalu disambut antusias oleh masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, sejumlah survei juga justru mengungkap elektabilitas petahana yang semakin terpuruk.
"Polmark menyebut elektabilitas Pak Jokowi terpuruk dikisaran 40%. Dengan jarak yang tak terlampau jauh, sementara swing voter masih sekitar 30%," bebernya.
Bahkan di survei internal, Prabowo-Sandi sudah menyalip Jokowi-Ma'ruf dengan selisih tipis.
Sebelumnya SMRC merilis survei terbaru Pada Minggu (10/3/2019). Hasilnya Jokowi-Ma'ruf 54,9% sedangkan Prabowo-Sandi 32,1%. [rok]