Sutradara Membela IU dan Byeon Woo Seok di Tengah Kontroversi Drama 'Perfect Crown'
Sutradara membela IU dan Byeon Woo Seok yang terus mendapat kritik karena akting canggung di drama 'Perfect Crown'.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemeran utama 'Perfect Crown' IU dan Byeon Woo Seok terjs dikritik karena akting mereka dinilai buruk di tengah kontroversi drama.
Dalam sebuah wawancara meja bundar yang diadakan baru-baru ini, di Samcheong-dong, Seoul, sutradara 'Perfect Crown', Park Joon Hwa, berbagi pemikirannya tentang kontroversi yang mengikuti penayangan perdana drama tersebut.
Sementara sebagian penonton memuji chemistry emosional dan nuansa unik dari drama tersebut, yang lain mengkritik penampilan para aktor utama sebagai berlebihan atau canggung.
Berbicara tentang penggambaran IU sebagai Seong Hee Joo, Park Joon Hwa mengungkapkan bahwa dia selalu terkesan saat membangun karakter tersebut bersama sang aktris.
Dia menyatakan, “ada begitu banyak momen di mana saya terkejut melihat Ji Eun (nama asli IU) memerankan Hee Joo."
"Saya sampai berpikir, 'Bagaimana dia bisa membuat ekspresi seperti itu?' atau 'Bagaimana dia bisa mengekspresikan emosi dengan cara seperti itu?',” lanjut sutradara.
sutradara menjelaskan bahwa Seong Hee Joo sengaja dirancang agar terasa lebih multidimensi dan ekspresif secara emosional dibandingkan karakter lain di awal cerita.
Sebagai putri dari keluarga chaebol yang masih menghadapi keterbatasan karena statusnya, karakter tersebut terus-menerus bergelut antara ambisi dan cinta.
Menurut Park Joon Hwa, membuat peran tersebut terlalu realistis dapat menyebabkan penonton tidak menyukai kepribadiannya.
Dia menambahkan bahwa dia dan IU membahas penekanan perubahan emosional karakter tersebut dengan cara yang sedikit unik dan tidak konvensional, alih-alih menggambarkannya terlalu alami.
“Karena Seong Hee Joo mengalami perubahan emosional yang ekstrem, kami pikir penting untuk membuat ekspresinya lebih dramatis dan unik,” jelasnya.
Park Joon Hwa juga membahas penampilan Byeon Woo Seok sebagai Pangeran Agung I-An, mencatat bahwa kepribadian karakter yang terkendali dan tanpa emosi itu disengaja.
Dia menjelaskan bahwa tokoh kerajaan berstatus tinggi sering menekan emosi mereka, dan kontras antara sikap tenang Ian dan energi modern serta blak-blakan Hee Joo dimaksudkan untuk menciptakan ketegangan dan kegembiraan romantis sepanjang drama.
sutradara tersebut lebih lanjut menyoroti bahwa Hee Joo mengalami perkembangan emosional yang besar di paruh kedua serial tersebut.
Meskipun awalnya dia mendekati hubungan dengan ambisi dan perhitungan, dia kemudian bersedia mengorbankan status dan reputasinya demi cinta.
sutradara Park Joon Hwa menekankan bahwa banyak transisi emosional ini lebih banyak diungkapkan melalui ekspresi wajah dan reaksi halus daripada dialog, yang menjadi bagian penting dari gaya akting IU dalam drama tersebut.***
Editor : Irma Nurfajri


