Tak Ada Lawan, Suami-Istri Bersaing Perebutkan Kades Putrajawa

Umumnya menghadapi pemilihan kepala desa, seorang suami yang maju mencalonkan diri sebagai kepala desa akan didukung penuh sang isteri supaya sukses terpilih. Atau, sebaliknya. Tapi pasutri ini berbeda.

Tak Ada Lawan, Suami-Istri Bersaing Perebutkan Kades Putrajawa
(Foto: Zainulmukhtar)

INILAH, Garut- Umumnya menghadapi pemilihan kepala desa, seorang suami yang maju mencalonkan diri sebagai kepala desa akan didukung penuh sang isteri supaya sukses terpilih. Atau, sebaliknya. Tapi pasutri ini berbeda.

Di Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi Garut, sepasang suami istri Suparman dan Tini Rahmawati justru bersaing menjadi kandidat kades Putrajawa pada Pemilihan Kepala Desa
Serentak di Kabupaten Garut 2019.

Salah seorang warga menyebutkan, majunya sepasang suami isteri menjadi calon Kades Putrajawa karena tidak ada calon lain mendaftar. Semula mendaftar sebagai calon kades yaitu Suparman yang juga calon petahana. 

Namun hingga menjelang penutupan pendaftaran calon tak ada calon lain, dan guna menghindari calon kades hanya seorang, dan akhirnya melawan bubu, atau kotak kosong maka sang isteri yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga mendaftar pula sebagai calon untuk menggenapi.

"Ketentuan sekarang kan calon itu harus lebih dari satu orang. Enggak boleh lawan bubu kosong. Sempat ada mantan kades daftar mau nyalon, tapi enggak jadi," kata Dadi (41) warga Kampung Cilimus Desa Putrajawa, Rabu (16/10/2019).

Dia menyebutkan, warga Desa Putrajawa terbiasa menghadapi Pilkades dengan jumlah calon kades hanya dua orang. Hal itu berlangsung empat periode berturut-
turut.

Karenanya, ketika salah satu calon kades mundur, tidak ada warga lainnya yang mau maju menjadi lawan. Sedangkan sekarang berlaku ketentuan baru mengenaijumlah kades harus lebih dari satu orang. Sehingga mau tak mau harus ada yang maju menjadi calon lawan.

Camat Selaawi Ridwan Effendi membenarkan adanya suamiistri menjadi calon kades pada Pemilihan Kepala Desa di Desa Putrajawa. Dia pun tak mempermasalahan soal
tersebut.(Zainulmukhtar)


Editor : Bsafaat