Tak Etis, Plesetan 'Sandiwara Uno'
Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (Jurkamnas BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Moh Nizar Zahro menilai pihak yang menuding petani bawang Brebes Muhammad Subkhan bersandiwara kepad
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INIAHCOM, Jakarta - Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (Jurkamnas BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Moh Nizar Zahro menilai pihak yang menuding petani bawang Brebes Muhammad Subkhan bersandiwara kepada Sandi tidak etis.
"Tuduhan terhadap Sandiaga Uno yang diplesetkan menjadi Sandiwara Uno sangatlah tidak etis. Apalagi Sandi benar-benar mendengar curhatan petani bawang," kata Nizar kepada INILAHCOM.
Menurut dia, tuduhan yang dialamatkan untuk Sandi mengindikasikan kepanikan politik dari pihak tertentu karena kapal politiknya sudah tidak bisa berjalan lagi dan elektabilitas calonnya stagnan.
"Sehingga serangan serangan yang tidak etis akhirnya dilakukan. Padahal, demokrasi dalam pilpres sejatinya merupakan festival gagasan untuk perbaikan Indonesia," ujar Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra ini.
Untuk diketahui, Subkhan mengeluhkan soal bawang kepada calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno saat kampanye ke Brebes, Jawa Tengah pada Senin (11/2/2019). Bahkan, Subkhan sempat menangis di depan Sandi.
Akhirnya, aksi Subkhan dianggap bersandiwara kepada Sandi. Sebab, ada pihak yang menyebut Subkhan sebagai anggota KPUD Brebes.
Padahal, Subkhan merupakan petani dan memang mantan komisioner KPUD Brebes. (inilah.com)
Editor : inilahkoran

