Tak Hanya Persib, Dewa United Ikut Incar Joey Pelupessy
Keinginan Persib Bandung untuk mendatangkan Joey Pelupessy pada putaran kedua musim 2025-2026 ini cukup berat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Keinginan Persib Bandung untuk mendatangkan Joey Pelupessy pada putaran kedua musim 2025-2026 ini cukup berat.
Pasalnya, Persib Bandung bukan satu-satunya klub yang menaruh minat serius kepada gelandang Timnas Indonesia kelahiran Belanda itu. Dewa United FC juga dikabarkan ikut masuk dalam perburuan tanda tangan Joey Pelupessy.
Berdasarkan informasi yang diperoleh INILAHKORAN.ID, Persib Bandung dan Dewa United menjadi dua klub yang paling serius untuk mendatangkan Joey Pelupessy.
Keduanya sama-sama membutuhkan sosok gelandang bertahan berpengalaman yang mampu mengatur tempo permainan sekaligus memperkuat lini tengah.
Bagi Persib Bandung, kehadiran Joey Pelupessy dinilai bisa menjadi solusi untuk menambah kedalaman skuad, terutama mengingat padatnya jadwal pertandingan di sisa musim ini.
Sebab Persib di musim 2025-2026 ini tak hanya menjalani Super League, tapi juga kompetisi Asia bertajuk AFC Champions League (ACL) Two.
Sementara itu, Dewa United tak ingin kalah langkah. Klub yang dikenal agresif di bursa transfer tersebut berambisi memperkuat tim demi menjaga konsistensi performa dan bersaing di papan atas klasemen.
Tentu ini menjadi tantangan berat bagi Persib. Terlebih tim berjulukan Maung Bandung ini pernah kalah telak dalam perebutan pemain dengan Dewa United.
Saat itu, Persib berkeinginan mendatangkan Alexis Messidoro. Namun pemain asal Argentina itu memilih untuk bergabung dengan Dewa United.
"Kita tahu bahwa setiap tim yang memiliki uang, tentunya mereka menginginkan pemain yang berkualitas, dan Dewa United adalah salah satunya. Seperti contoh saat saya menginginkan Messidoro, tapi ketika saya ingin Messidoro, ternyata Dewa memenangkan harga Messidoro sampai 50 persen waktu itu," ujar pelatih Bojan Hodak saat itu.
Joey Pelupessy sendiri merupakan pemain yang memiliki jam terbang tinggi di sepak bola Eropa. Pengalamannya bermain di liga Belanda dan Inggris, ditambah statusnya sebagai pemain Timnas Indonesia, membuat namanya semakin menarik di mata para klub peserta Super League.
Editor : Doni Ramdhani


