Tak Ingin Hukum Siswi, Guru yang Dihina Pelajar di Purwakarta Pilih Maafkan Muridnya

Guru PKN di SMAN 1 Purwakarta pilih maafkan muridnya yang menghina dirinya dengan gestur jari tengah.

Tak Ingin Hukum Siswi, Guru yang Dihina Pelajar di Purwakarta Pilih Maafkan Muridnya
Ibu Atun Syamsiah guru di SMAN 1 Purwakarta yang dihina muridnya.

INILAHKORAN, Bandung - guru PKN di SMAN 1 Purwakarta, Ibu Atun Syamsiah memilih memaafkan murid yang berani memghina dirinya di dalam kelas.

Saat ditemui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Atun menjelskan mengapa dirinya memilih memaafkan dan mendoakan muridnya dibanding menghukum mereka.

Di saat yang bersamaan Dedi Mulyadi menyarankan untuk menghukum anak-anak teraebut agar tidak mengulangi perilaku yang sama.

"Kasian generasi masih panjang waktunya dia untuk merubah berbuat baik yang salah ngga selamanya salah pak, yang nakal ngga selamanya nakal, yang teledor itu ngga selamanya insya Allah," jelas Atun

"Apalagi didukung oleh maaf dan doa saya, insya Allah selaku yang oleh mereka diperlakukan seperti itu mudah-mudahan doa saya dikabul oleh Allah," tuturnya.

Sebelumnya, viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang siswi memberikan gestur jari tengah kepada guru viral di media sosial. 

Dalam video yang lain memperlihatkan bahwa ada 9 murid di dalam satu jelas yang sama yang juga ikut mengacungkan jari tengah pada guru tersebut.

Aksi tersebut memicu keprihatinan publik karena dianggap mencerminkan menurunnya etika dan rasa hormat terhadap tenaga pendidik.

Banyak warganet menyayangkan perilaku tersebut dan menilai bahwa nilai sopan santun di kalangan generasi muda perlu kembali diperkuat, khususnya dalam lingkungan pendidikan.***


Editor : Irma Nurfajri