Taman Lansia Rampung, Alun-Alun Bandung dan Babakan Siliwangi Target Selesai Desember
Pemkot Bandung terus mempercantik wajah ruang terbuka hijau, lewat sejumlah proyek revitalisasi taman yang tengah dikebut Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung terus mempercantik wajah ruang terbuka hijau, lewat sejumlah proyek revitalisasi taman yang tengah dikebut Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung.
Beberapa taman ikonik seperti alun-alun bandung, Taman Lansia dan Hutan Kota Babakan Siliwangi kini sedang dalam tahap penataan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota DPKP Kota Bandung, Yuli Ekadianty mengatakan, pengerjaan Taman Lansia sudah hampir tuntas. “Untuk Taman Lansia, progresnya sudah 100 persen, tinggal tahap finishing saja. Mudah-mudahan pertengahan November ini sudah bisa kembali dibuka untuk masyarakat,” kata Yuli Ekadianty, Selasa 4 November 2025.
Sementara itu, revitalisasi alun-alun bandung saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Kontrak kerja proyek tersebut, akan berakhir pada Desember mendatang dan ditargetkan dapat dibuka kembali untuk publik pada bulan yang sama.
“Anggaran yang digunakan sekitar Rp 4 miliar. Tahun ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang sebelumnya mencakup penggantian rumput dan perbaikan drainase. Sekarang fokusnya pada perbaikan pagar, penambahan fasilitas dan perbaikan drainase di beberapa titik yang masih tergenang,” ucapnya.
Ia menambahkan, rumput sintetis di alun-alun bandung tetap digunakan karena baru diganti tahun lalu. Rumput sintetis pertama kali diterapkan sejak masa kepemimpinan Ridwan Kamil dan hingga kini masih dalam kondisi baik. Dari sisi perawatan, Yuli menyebutkan tidak banyak perbedaan dengan rumput asli. Hanya saja rumput sintetis tidak memerlukan penyiraman harian.
"Untuk akses masuk, pintu utama alun-alun bandung akan tetap berada di depan Pendopo namun sejumlah pintu tambahan disiapkan agar bisa dibuka atau ditutup sesuai kebutuhan. Fasilitas taman bermain anak juga tetap dipertahankan dengan perbaikan kecil, dan pengecatan ulang agar terlihat lebih segar," ucapnya.
Adapun Hutan Kota Babakan Siliwangi baru memasuki progres sekitar 30 persen karena pengerjaan dimulai pada September lalu. Proyek senilai sekitar Rp 3 miliar itu difokuskan pada pembangunan gerbang baru, penataan batas area antara TPST dan hutan kota, penambahan lampu penerangan dan pembenahan fasilitas umum.
“Penataan di Babakan Siliwangi sifatnya bukan pembangunan besar-besaran. Tetapi perbaikan agar lebih nyaman dan aman bagi pengunjung,” ujar dia.
Ia menegaskan, seluruh penataan taman tersebut bertujuan memberikan ruang publik yang lebih layak, indah dan fungsional bagi warga Kota Bandung. “Kami ingin masyarakat bisa menikmati suasana segar dan asri tanpa harus keluar kota. Ruang terbuka hijau di Kota Bandung harus jadi tempat rekreasi dan wisata yang membanggakan,” tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti


