Tanggapi Soal Keracunan Massal MBG di Cianjur, Dedi Mulyadi Minta Penyelenggara Jaga Kehati-hatian
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut angkat bicara soal puluhan siswa di Kabupaten Cianjur yang mengalami keracunan, usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut angkat bicara soal puluhan siswa di Kabupaten Cianjur yang mengalami keracunan, usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dedi Mulyadi berharap, pihak penyelenggara program MBG dapat mengedepankan prinsip kehati-hatian supaya kejadian keracunan di Cianjur tidak lagi terulang.
"Ya kita mudah-mudahan ke depan para penyelenggaranya harus lebih berhati-hati. Katering yang membuat makanannya harus senantiasa mempertimbangkan aspek-aspek higienitas dan keamanan siswa yang akan mengonsumsinya," ujar Dedi Mulyadi di Gedung Negara Pakuan baru-baru ini.
Dia mengusulkan, agar dilakukan pemeriksaan makanan sebelum disajikan kepada para siswa guna mencegah insiden serupa terulang.
"Pesan saya, bila perlu ya, sebelum dimakan oleh siswa, diperiksa dulu," tambahnya.
Terkait evaluasi program, Dedi menjelaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Program MBG merupakan inisiatif dari pemerintah pusat.
"Evaluasi kan bukan kewenangan provinsi. MBG itu program dari pemerintah pusat, jadi yang mengevaluasinya adalah lembaganya itu. Namanya Badan Gizi Nasional," jelasnya.
Menurut Dedi, evaluasi menyeluruh terhadap insiden tersebut akan dilakukan oleh Badan Gizi Nasional yang memiliki otoritas dalam program MBG.
Editor : Doni Ramdhani
