Target Mengaspal 2025, Ini Rute Transportasi Bus Mirip TransJakarta di Bandung Raya

Pemprov Jawa Barat segera mempersiapkan transportasi massal seperti bus mirip Transjakarta yang ada di kawasan Jabodetabek. 

Target Mengaspal 2025, Ini Rute Transportasi Bus Mirip TransJakarta di Bandung Raya

INILAHKORAN, Bandung- Pemprov Jawa Barat segera mempersiapkan transportasi massal seperti bus mirip transjakarta yang ada di kawasan Jabodetabek. 

Keberadaan Bus rapid transit (BRT) ini sebagai upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi khususnya pada jam berangkat dan pulang kerja di Bandung Raya

Analis Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Teviani Wulansari mengatakan, melihat kemacetan yang kerap terjadi terutama di aglomerasi Bandung Raya maka kehadiran transportasi massal sudah sangat dibutuhkan. Pihaknya menargetkan BRT tersebut sudah dapat mengaspal pada 2025 mendatang.

"Rencana akan ada pilot project pada 2024," ujar Teviani, Selasa 7 Maret 2023.

Saat ini, dia sampaikan, pihaknya masih menyiapkan upaya kerjasama dengan Kementerian Perhubungan. Terlebih, tidak sekadar transportasi massal, namun keberadaan BRT Bandung Raya ini juga dalam rangka pengurangan emisi karbon. 

Sehingga, dia Pemprov Jabar akan memaksimalkan penggunaan bus listrik. Dari total seluruh bus yang dipakai rencananya 50 persen memakai bus listrik dan sisnya bus disel.

Namun, jika tidak mencapai presentase tersebut maka minimal 30 persen bus BRT nantinya memakai tenaga listrik.

"Jadi masih kita persiapkan berapa banyak yang memakai bus listriknya. Tapi skema itu sudah diperhitungkan oleh Dishub Jabar," katanya.

Transportasi ini nantinya akan menggunakan jalur khusus. Harapannya tidak terkendala kemacetan di tengah kota sehingga masyarakat bisa pindah dari penggunaan kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

Untuk trayeknya, BRT tersebut akan meluncur dari perbatasan Cimahi-Bandung atau sekitar Elang menuju ke Terminal Cicaheum. Nanti ada beberapa kawasan yang dilalui seperti Ciroyom, Asia Afrika, Ahmad Yani, hingga terakhir di Cicaheum.

"Untuk jalur yang kecil tidak akan pakai pembatas yang ditanam. Nanti ada skemanya sendiri," kata dia. 

Dari data Dishub Jabar, nantinya akan ada 17 rute untuk BRT Bandung Raya. Adapun rencana 17 rute tersebut, yaitu: 

1. Kebon Kalapa - Cibiru

2. Kebon Kalapa - Ledeng

3. Leuwipanjang - Dago

4. Elang - Cikudapateuh Cikudapateuh - Elang

5. Padjajaran - Antapani

6. Cibaduyut - Alun-alun

7A. Stasiun Padalarang - Alun-
alun

7B. Stasiun Cimahi - Cicaheum

8. Ledeng - Terminal Antapani

9A. Leuwipanjang - Tegalluar

9B. Stasiun Hall - Tegalluar

10. Leuwipanjang - Soreang

11. Leuwipanjang - Jatinangor

12. Baleendah - Leuwipanjang
13. BEC - Baleendah

14. Sarijadi - Antapani
15. Lembang - Sukajadi (Ext)

16. KBP - Stasiun Padalarang

17. Baleendah - Banjaran (Ext)
Banjaran (Ext) - Banjaran

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan 30 halte naik dan turun penumpang untuk rute awal. Total untuk seksi 1 dari Cimahi menuju Cicaheum ada sekitar 30 halte. Berbeda dengan yang sudah ada sekarang di mana penumpang harus naik tangga sebelum naik bus Trans Metro Bandung (TMB), nantinya halte ini berada di bawah karena bus yang digunakan sistemnya low deck.

Penumpang pun tidak bisa naik atau turun sembarang tempat, tetapi harus di halte yang disediakan. 

"Jadi harus tetap di halte. Nanti kit akan bangun baru," papar Tevian. (Riantonurdiansyah)


Editor : Ahmad Sayuti