Taufik Hidayat Ditangkap, Kakak Yuvita Minta Mata Pelaku untuk Sang Adik

Polda Jabar resmi tangkap Taufik Hidayat pelaku penganiaya Yuvita. Sang kakak, Sandy, luapkan pesan pilu.

Taufik Hidayat Ditangkap, Kakak Yuvita Minta Mata Pelaku untuk Sang Adik
Taufik Hidayat Ditangkap, Kakak Yuvita Minta Mata Pelaku untuk Sang Adik

INILAHKORAN.ID - Penangkapan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan keji terhadap Yuvita, mendatangkan rasa syukur mendalam bagi pihak keluarga korban. 

Setelah buron ke berbagai daerah, akhir pelarian pria asal Nagreg tersebut disambut lega oleh keluarga yang selama ini mengawal kasus ini.

​Melalui perwakilannya, Sandy yang merupakan kakak dari Yuvita, menyampaikan apresiasi tertinggi kepada pihak kepolisian sekaligus mengutarakan sebuah keinginan pilu terkait kondisi penglihatan adiknya yang kini telah buta permanen.

​Sampaikan Terima Kasih kepada Polda Jabar

​Pernyataan resmi dan rasa syukur pihak keluarga ini dibagikan melalui media sosial. 

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram @erni1.986, Sandy secara terbuka menyampaikan kabar baik mengenai ditangkapnya sang buronan kepada masyarakat yang selama ini ikut bersimpati.

​"Assalamualaikum, alhamdulillah pihak Polda sudah menangkap Taufik," ungkap Sandy membuka pernyataannya.

​Apresiasi besar dialamatkan kepada jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) yang bergerak cepat melacak hingga berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya.

​Ungkapan Pilu Sang Kakak: Hanya Ingin Mata Pelaku untuk Yuvita

​Meski pelaku sudah berhasil diamankan dan siap menghadapi jerat hukum, rasa sakit hati keluarga atas kondisi fisik Yuvita tidak dapat terhapuskan begitu saja.

Sandy menyebutkan bahwa pihak orang tua mereka kini sudah memasrahkan seluruh proses hukum pidana Taufik kepada pihak berwajib.

​Namun, sebagai seorang kakak yang melihat adiknya kehilangan masa depan akibat disiksa secara brutal, Sandy meluapkan jeritan hatinya yang sangat mendalam. 

Dia hanya ingin penglihatan adiknya bisa kembali seperti sedia kala.

​"Izin ke masyarakat Indonesia, enggak harus lah ke orang tuanya karena udah masrahin mau gimana juga. Saya hanya mau matanya buat adik saya supaya bisa lihat," tutur Sandy memilukan.


Editor : Firda Rachmawati