Tauzan Nyaris Bunuh Diri Gegara Uang Naik Haji Orang Tuanya Ludes Dipakai Trading Quotex Bareng Doni Salmanan

Stres gara-gara rugi trading binari option dengan aplikasi Quotex, M Tauzan (22) mahasiswa jurusan Filsafat IAIN Cirebon nyaris bunuh diri. Betapa tidak, uang kuliah dan uang untuk naik haji orang tuanya ludes ditelan aplikasi Quotex dengan afiliator Doni Salmanan. 

Tauzan Nyaris Bunuh Diri Gegara Uang Naik Haji Orang Tuanya Ludes Dipakai Trading Quotex Bareng Doni Salmanan
Dalam sidang lanjutan Doni Salmanan di PN Bale Bandung, M Tauzan memberikan kesaksian, Senin 29 Agustus 2022. (dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Stres gara-gara rugi trading binari option dengan aplikasi Quotex, M Tauzan (22) mahasiswa jurusan Filsafat IAIN Cirebon nyaris bunuh diri. Betapa tidak, uang kuliah dan uang untuk naik haji orang tuanya ludes ditelan aplikasi Quotex dengan afiliator Doni Salmanan. 

Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan kasus trading binari option Quotex dengan terdakwa Doni Salmanan di PN Bale Bandung, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Senin 29 Agustus 2022.

"Saya stres hampir bunuh diri yang mulia, apalagi kalau melihat candle stick (grafik trading) saya phobia. Untung saya masih punya Tuhan," kata Tauzan saat memberikan kesaksian dihadapan Majelis Hakim yang dipimpin Achmad Satibi. 

Tauzan menjadi afiliator Doni Salmanan selama kurang lebih satu tahun. Ia menggunakan uang hasil berdagang jual beli laptop, kemudian uang kuliah dan juga uang untuk naik haji orang tuanya untuk trading Quotex. Hasilnya, boro-boro untung, yang ada ia terus menelan kerugian.

"Orang tua saya mau naik haji tapi keburu meninggal dunia. Uang yang sudah didaftarkan untuk naik haji di Kantor Kemeg saya ambil dan dipakai untuk trading. Total uang saya yang habis Rp30 juta," ujarnya. 

Tauzan menceritakan, awal mula mengetahui trading binary option Quotex, berawal dari berbagai tayangan video Youtube Doni Salmanan. Ia berpikir, Doni Salmanan saja yang mengaku pendidikannya hanya SD bisa sukses dan hibup bergelimang harta. Dari melihat berbagai tayangan video Youtube Doni Salmanan itu, ia merasa termotivasi.

"Saya termotivasi dan mendaftar di Quotex melalui link Doni Salmanan yang ada dikolom deskripsi. Dari situ saya siang malam terus menyimak, mempelajari  video-video Doni Salmanan. Kemudian mulai trading, sampai- sampai saya lupa waktu dan mengabaikan tugas-tugas kuliah yang diberikan dosen di kampus," ujarnya.

Tauzan melanjutkan, ia menjadi afiliator Doni Salmanan dan menjadi anggota VIP. Keanggotaan VIP ini akan diperoleh seorang setelah melakukan deposit di akun Quotex minimal Rp200 ribu. Kemudian, bukti deposit itu di tangkap layar (screen shot) dan dikirimkan ke admin Quotex.

"Jadi ada yang VIP dan member gratis. Kalau yang VIP itu kita masuk kedalam grup Telegram yang didalam nya ada Doni. Di dalam grup telegram itu Doni aktif langsung memberikan edukasi, saran dan intruksi. Nah kalau di grup yang biasa enggak ada arahan atau chat langsung di grup sama Doni," ujarnya.

Menjadi anggota VIP di grup telegram yang didalamnya ada Doni Salmanan, tentu membuat Tauzan bangga. Berbagai video tayangan soal keberhasilan Doni dalam dunia treding diusia yang masih muda, membuat semua orang ingin mengikuti jejaknya. Bahkan di grup VIP ini, para anggotanya mempunyai kesempatan treding bareng Doni Salmanan atau biasa disingkat Traba.

"Suatu kebanggan bisa satu grup sama Doni Salmanan. Karena saya juga menfans sama Doni. Jadi semua yang Doni sarankan atau intruksikan saya ikuti. Pernah sekali deposit saya habis Rp5 juta, dan total uang saya yang habis sekitar Rp30 juta, saya stres dan kecewa. Saya berharap semua uang saya kembali," katanya.

Tauzan adalah satu dari empat orang saksi yang hari ini dimintai keterangannya pada sidang lanjutan kasus binary option Quotex Doni Salmanan dengan terdakwa Doni Salmanan. 

Sidang lanjutan dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi akan digelar pada Kamis 1 September mendatang.*** (dani r nugraha)


Editor : Doni Ramdhani