Teater Topeng: Ingin Menjadikan Rumah Bagi Teman-Teman Kami

UKM Teater Topeng Universitas Kristen Maranatha merupakan sebuah sarana bagi mahasiswanya untuk menyampaikan aspirasi-aspirasinya yang kemudian diolah menjadi sebuah karya dalam seni teater yang dapat dinikmati banyak orang.

Teater Topeng: Ingin Menjadikan Rumah Bagi Teman-Teman Kami

INILAH, Bandung - UKM Teater Topeng Universitas Kristen Maranatha merupakan sebuah sarana bagi mahasiswanya untuk menyampaikan aspirasi-aspirasinya yang kemudian diolah menjadi sebuah karya dalam seni teater yang dapat dinikmati banyak orang.

Organisasi ini mengajarkan banyak hal kepada mereka yang terlibat di dalamnya. Seperti sikap saling menghargai, bertukar informasi, disiplin waktu, berosialisasi dan ilmu-ilmu lainnya merupakan pembelajaran yang sangat penting bagi seorang mahasiswa yang mungkin saja tidak mereka dapatkan di bangku perkuliahan.

"Dalam praktiknya, kita nggak cuma ilmu panggung aja yang kami ulik, tapi juga semua yang mendukung jalannya sebuah pementasan, dari setting, properti, stage managing dan juga keproduksian teater itu sendiri," kata Ketua UKM Teater Topeng Maranatha, Ardian Wicaksana, Senin (26/10/2020).

Ardian mengungkapkan selain pementasan teater dan workshop, UKM Tetaer Topeng kerap kali melakukan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan teater. Misalnya, membahas beberapa unsur dalam perteateran, seperti bagaimana membuat naskah yang bagus, belajar cara menggunakan suara yang cocok untuk pementasan, hingga belajar proses perizinan saat membuat sebuah pementasan teater di kampus.

"Gimana sih perizinan dalam kampus dan apa yang harus kita lakukan kalau mau bikin acara, pokonya semua yang berhubungan dengan kelancaran jalanya pementasan," imbuh Ardian.

Menurut dia, UKM Teater Topeng memiliki visi recognized as a nasional class theatre, dikenal sebagai teater kelas nasional. Untuk mencapai kearah itu, tentu saja tidak semudah membalikan telapak tangan, perlu adanya energi dan dedikasi yang dilakukan.

Dalam hal ini, pihaknya ingin Teater Topeng berperan tidak hanya sebagai wadah, tetapi juga rumah bagi mereka yang ingin mengembangkan bakat mereka di bidang seni peran, tata rias, tata busana, tata lampu, tata musik, tata gerak dan juga mereka yang suka berkecimpung dalam sebuah organisasi produksi tentunya. 

"Kami ingin menjadi rumah bagi teman-teman teater topeng kami," ucapnya.

Dia menilai, sejauh ini ketertarikan mahasiswa terhadap teater sudah cukup baik. Hal ini terlihat dari setiap pementasan teater sudah mulai dipenuhi oleh mahasiswa/anak muda.

"Tapi nggak bisa di elakan juga, emang jumlahnya masih belum sangat banyak, di banding acara musik lainnya di Bandung sendiri. Masih suka banyak bangku kosong di tiap pementasan, beda lagi ya kalau sama teater yang udah terkenal," paparnya.

Sebagai UKM yang aktif di kampus, Teater Topeng tidak hanya tampil dilingkungan kampusnya saja, mereka juga kerap tampil dibeberapa acara teater yang ada di kampus lainnya.

"Kita pernah tampil di ISBI, Unikom, gedung Indonesia merdeka di acara Indonesia menggugat. Kita fleksibel sih, dimana ada tempat untuk berkarya, disana kita datengin," imbuhnya.

Dia berharap, orang-orang lebih menaruh minat dalam hal perteateran, tidak hanya mahasiswa aja, tapi seluruh golongan. Tidak mesti hobi atau jadi fans setia, setidaknya mereka mau mencoba untuk menonton, karena teater dapat memberikan sensasi yang berbeda bagi mereka yang meninton secara langsung, baik dari ide maupun emosi.

"Ke depannya makin banyak yang mau menonton. Karena bagi kami, apresiasi berupa tepuk tangan dan datangnya penonton yang memenuhi bangku penonton adalah hal yang dapat membuat kerja keras dan keringat kami terbalaskan," tambahnya. (Okky Adiana).


Editor : Zulfirman