Tegas! Lion Air Blacklist Penumpang yang Sempat Teriak Bawa Bom
Lion Air memblack list penumpang viral yang mengaku bawa bom.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Manajemen Lion Air Group menyatakan akan memasukkan Herman (42), penumpang asal Pematang Siantar, ke dalam daftar hitam (blacklist) setelah membuat kehebohan dengan mengaku membawa bom saat menaiki pesawat rute Jakarta–Kualanamu pada Jumat (2/8/2025).
Pernyataan ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Lion Air, Yuridio Tirta, dalam konferensi pers di Tangerang, Senin (4/8/2025). Ia menjelaskan bahwa keputusan blacklist akan diberlakukan sambil menunggu perkembangan proses hukum yang sedang berlangsung.
"Saat ini kami menunggu hasil resmi dari proses pidana. Tapi secara prinsip, tindakan blacklist akan dilakukan karena kejadian ini merugikan banyak pihak,” ujar Yuridio.
Komitmen Lion Air Jaga Keamanan Penerbangan
Yuridio menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen Lion Air dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan transportasi udara. Ia menilai ancaman bom palsu ini tidak hanya membahayakan, tetapi juga menimbulkan efek domino yang dapat mempengaruhi penerbangan lainnya.
"Ancaman seperti ini bisa mengganggu jadwal penerbangan berikutnya. Efeknya luas, bukan hanya penumpang di pesawat tersebut, tetapi juga penumpang lain yang terdampak keterlambatan,” tegasnya.
Penerbangan Tertunda Tiga Jam Akibat Ancaman
Akibat ulah Herman, penerbangan Lion Air JT-308 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kualanamu mengalami keterlambatan lebih dari tiga jam. Pesawat Boeing 737-9 dengan nomor registrasi PK-LRH yang mengangkut 184 penumpang terpaksa melakukan Return to Apron (RTA) atau kembali ke apron guna menjalani prosedur keamanan.
Boarding ulang baru dilakukan sekitar satu jam setelah waktu keberangkatan aktual yang dijadwalkan pukul 17.35 WIB.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, tidak ditemukan barang mencurigakan atau bahan berbahaya di dalam pesawat. Penerbangan pun dilanjutkan menggunakan pesawat pengganti Boeing 737-900ER dengan nomor registrasi PK-LSW dan berhasil mendarat di Bandara Internasional Kualanamu pada hari yang sama.
Editor : Firda Rachmawati

