Teh Hijau vs Kopi Hijau, Minuman Populer yang Bermanfaat untuk Kesehatan dan Menjaga Berat Badan

Biji kopi hijau pada dasarnya adalah biji kopi yang masih dalam keadaan mentah dan belum diproses. Dengan demikian, kopi hijau mirip dengan teh hijau, yang juga merupakan salah satu jenis teh yang paling minim prosesnya. 

Teh Hijau vs Kopi Hijau, Minuman Populer yang Bermanfaat untuk Kesehatan dan Menjaga Berat Badan
minuman untuk menjaga berat badan/freepik

INILAHKORAN, Bandung - Biji kopi hijau pada dasarnya adalah biji kopi yang masih dalam keadaan mentah dan belum diproses. Dengan demikian, kopi hijau mirip dengan teh hijau, yang juga merupakan salah satu jenis teh yang paling minim prosesnya. 

Selain itu, ketika membahas tentang penurunan berat badan, teh hijau tak boleh terlewatkan, karena minuman ini sangat populer di kalangan mereka yang sedang menjaga berat badan.

Mengenal kopi hijau
kopi hijau adalah kopi yang terbuat dari biji kopi mentah yang belum dipanggang. Berbeda dengan biji kopi tradisional yang dipanggang untuk menghasilkan warna cokelat yang dalam dan rasa yang kuat, biji kopi hijau tetap dalam keadaan alami dan belum diproses, menurut ahli gizi Ramya B. 

kopi hijau mengandung kafein, namun biasanya dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan kopi panggang. Jumlah kafein ini dapat bervariasi tergantung pada jenis biji dan metode persiapannya. kopi hijau sering diminum seperti kopi biasa, tetapi juga kadang-kadang digunakan dalam bentuk suplemen karena potensi manfaat kesehatannya.

Mengenal teh hijau
teh hijau dibuat dari daun tanaman Camellia sinensis, yang mengalami oksidasi minimal selama pemrosesan. teh hijau merupakan salah satu jenis teh yang paling sedikit diproses, yang membantu mempertahankan warna hijaunya dan kadar antioksidan yang tinggi, kata pakar tersebut. 

teh hijau mengandung banyak katekin, khususnya epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan antioksidan kuat yang membantu menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif.

teh hijau vs kopi hijau untuk menurunkan berat badan
Sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology Research and Practice menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi hijau dapat menyebabkan penurunan berat badan. Demikian pula, sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Physiology & Behavior menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi ekstrak teh hijau kehilangan berat badan sebanyak 3,3 kg dalam tiga bulan.

Jadi minuman mana yang lebih baik untuk menurunkan berat badan?

Biji kopi hijau kaya akan asam klorogenat, yang diyakini dapat membantu mengurangi penyerapan karbohidrat dari saluran pencernaan, sehingga menurunkan gula darah dan menghambat penumpukan lemak. Ramya mengatakan, hal ini dapat membantu mengurangi penumpukan lemak dan mendukung penurunan berat badan

Di sisi lain, teh hijau dapat meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak, yang dapat membantu penurunan berat badan. Namun, sekadar minum teh hijau atau kopi hijau tidak dapat digunakan sebagai strategi untuk menurunkan berat badan. Anda perlu mengonsumsi makanan yang seimbang dan berolahraga juga.

Berikut ini adalah beberapa efek samping dari kedua minuman tersebut –

1. kopi hijau
Kafein dapat menyebabkan kegelisahan, masalah pencernaan, dan rasa tidak tenang. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung dan kecemasan, kata ahli. Anda dapat mengonsumsi satu atau dua cangkir kopi hijau per hari untuk menghindari efek sampingnya.

2. teh hijau
teh hijau dapat menyebabkan sakit perut, insomnia, atau sakit kepala karena kafein. Karena mengandung tanin, teh hijau dapat mengurangi penyerapan zat besi. Dua atau tiga cangkir teh hijau per hari biasanya aman.

kopi hijau dan teh hijau adalah dua minuman berbeda yang dapat menjadi bagian dari diet Anda. Keduanya dapat membantu mengelola berat badan, tetapi jangan hanya mengandalkan keduanya untuk menurunkan berat badan.


Editor : Firda Rachmawati