Tendangan Kungfu Berujung Sanksi Berat, Pemain PS Putra Jaya Dilarang Bermain Seumur Hidup
PSSI Jawa Timur memutuskan melarang pemain PS Putra Jaya bermain seumur hidup.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Insiden pelanggaran keras kembali mencoreng kompetisi Liga 4. Kali ini, seorang pemain bernama Muhammad Hilmi Gimnastiar (NPG 23) dari klub Putra Jaya Pasuruan dijatuhi sanksi berat usai melakukan pelanggaran berupa tendangan kungfu terhadap pemain lawan.
Peristiwa tersebut terekam dalam pertandingan Liga 4 dan videonya beredar luas di media sosial melalui akun Instagram @nusaliga. Dalam tayangan itu, Hilmi terlihat mengangkat kaki tinggi dan melakukan tendangan berbahaya yang dinilai mengancam keselamatan pemain lawan.
Berdasarkan hasil sidang dan pertimbangan hukum, Komite Disiplin PSSI Provinsi Jawa Timur menyatakan Muhammad Hilmi Gimnastiar terbukti melanggar Pasal 48 ayat 3, Pasal 49 ayat 9, dan Pasal 10 Jo Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.
Atas pelanggaran tersebut, Komite Disiplin menjatuhkan sejumlah hukuman berat, antara lain:
Denda sebesar Rp2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah);
Larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup;
Keputusan bersifat final dan dapat diajukan banding sesuai mekanisme yang berlaku.
Sanksi ini menjadi salah satu hukuman terberat di level Liga 4 dan mendapat perhatian luas dari publik sepak bola nasional. Banyak warganet menilai keputusan tersebut sebagai langkah tegas PSSI dalam menegakkan disiplin serta melindungi keselamatan pemain di lapangan.
Editor : Firda Rachmawati


