Terkait Ajuan Anggaran Pilgub Jabar, Asep Wahyuwijaya Sentil KPUD Jabar

Rencana Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jabar mengajukan anggaran sebesar Rp2,47 triliun untuk keperluan Pilgub 2024 dinilai berlebihan.

Terkait Ajuan Anggaran Pilgub Jabar, Asep Wahyuwijaya Sentil KPUD Jabar
Anggota Bapemperda DPRD Jabar Asep Wahyuwijaya

INILAHKORAN, Bogor - Rencana Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jabar mengajukan anggaran sebesar Rp2,47 triliun untuk keperluan Pilgub 2024 dinilai berlebihan.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jabar Asep Wahyuwijaya menilai, ajuan KPUD Jabar tersebut berlebihan dan tak masuk akal.

"Saya dan anggota Bapemperda DPRD Jabar lainnya studi banding ke DPRD Jateng terkait soal regulasi dana cadangan daerah yang harus disiapkan untuk keperluan anggaran Pilgub Jawa Tengah. Di sana, ternyata Perdanya sudah selesai dengan besaran anggaran yang disiapkan hanya Rp900 miliar. Ini, masa ajuan KPUD Jabar hampir 3 kali lipatnya, perbedaan jumlah DPT antara Jabar dengan Jateng itu kan cuma 5 juta pemilih, masa anggarannya sampai njomplang banget. Sangat berlebihan dan gak masuk akal," tegas Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Kamis 4 November 2021.

Baca Juga: Sembilan Kader Partai Demokrat Berpeluang Diusung di Pilgub Jabar 2024

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor ini menambahkan, penyelenggaraan Pilgub Jabar ini akan mandiri tetapi yang dirasa pemikiran dana cadangannya juga keliru, karena agenda Pilkada serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir tahun 2024 itu kan insyaAllah sudah menjadi agenda politik nasional.

"Nah, karena adanya agenda keserentakan dalam Pilkada yang telah menjadikan hal ini sebuah kewajaran, maka mestinya anggaran penyelenggaraannya pun bisa diefisiensikan dengan cara berbagi item anggaran antara KPUD provinsi dengan KPUD kabupaten/kota," tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Oded M Danial Siap Maju di Pilgub Jabar, Asalkan...

Sebagai perbandingan, saat Pilkada Serentak 2018 dulu dimana digelar Pilkada di 16 kota/kabupaten dan Pilgub itu total anggaran yang dihabiskan hanya Rp1,8 triliun. Alokasi yang diberikan Pemprov Jabar ke KPUD Jabar sebesar Rp1,1 Triliun dan hanya terpakai Rp900an miliar.

"Saran saya, karena kebutuhan aturan soal dana cadangan daerah untuk keperluan anggaran Pilgun 2024 ini cukup mendesak, sebaiknya KPUD Jabar segera berkordinasi dengan KPUD kota/abupaten untuk membicarakan pembicaraan agar bisa segera disusun kembali kebutuhan angka yang jauh lebih efisien dan realistis," tutur Asep Wahyuwijaya.***(reza zurifwan)


Editor : inilahkoran