Ternyata...Bojonggede Juga Bersiap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Rupanya, fokus infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan layang, ternyata tak semata demi mengatasi kemacetan. Ada lagi yang tak kalah pentingnya. Apa?

Ternyata...Bojonggede Juga Bersiap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

INILAH, Bojonggede – Rupanya, fokus infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan layang, ternyata tak semata demi mengatasi kemacetan. Ada lagi yang tak kalah pentingnya. Apa?

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Bogor, Joko Pitoyo menjelaskan pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan maupun lainnya di Kecamatan Bojonggede selain mengurai kemacetan lalu lintas juga mendukung Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah ajang Piala Dunia U-20 pada bulan Juli tahun 2021 mendatang.

“Pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Bojonggede ini tidak hanya berfungsi sebagai pengurai kemacetan lalu lintas, tetapi juga mendukung Kabupaten Bogor yang akan menjadi tuan rumah ajang World Cup U 20. Prediksi kami akan banyak penonton datang ke Stadion Pakansari melalui jalan raya  atau Stasiun Bojonggede hingga wilayah ini harus segera dibangun dan dipercantik lagi demi mencerminkan Kabupaten Bogor sebagai The Sport of City and Tourisme,” jelas Joko.

Selain melanjutkan proyek pembangunan Jalan Raya Bojonggede-Kemang, kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Depok ini juga akan membangun underpass atau jalan lintas dibawah jalan Lapangan Siaga, perluasan Terminal Bojonggede, pembangunan jembatan penyebrangan, pembangunan jalan melintas dibawah jalan atau jembatan layang Citayam dan lainnya.

"Tahun 2021 Pemkab Bogor baik dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II maupun Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) akan melakukan pembangunan insfrastruktur Jalan Raya Bomang, membangun underpass Lapangan Siaga, perluasan Terminal Bojonggede, pembangunan sky bridge, pembangunan jalan melintas dibawah jalan atau jembatan layang Citayam dan lainnya," ucap Dadang Cece Hatomi Camat Bojonggede kepada wartawan usai menghadiri rapat musyawarah rencana pembangunan (Musrembang), Senin, (10/2/2020).

Dia menambahkan juga ada dua jembatan desa yang juga perlu dibangun yaitu Jembatan Desa Rawa Panjang dan Jembatan Desa Waringin Jaya, karena statusnya yang wewenang desa maka diharapkan dibangun dengan skema pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Bogor.

"Dua jembatan kelas desa ini juga perlu dibangun, karena biayanya yang cukup besar dan berat apabila menggunakan dana desa atau alokasi dana desa, maka akan kami kerjakan dengan skema Pokir DPRD," tambah mantan Kabag Keuangan Setda Kabupaten Bogor ini. (reza zurifwan)
 


Editor : Zulfirman