Terungkap! Ternyata Gempa Sumedang Dipicu Sesar Aktif

Kabupaten Sumedang diguncang gempa. Gempa Sumedang berkekuatan 3,8 magnitudo pada pukul 03.10 WIB, Rabu 21 Mei 2025.

Terungkap! Ternyata Gempa Sumedang Dipicu Sesar Aktif
ilustrasi gempa sumedang

INILAHKORAN, Bandung - Kabupaten Sumedang diguncang gempa. gempa Sumedang berkekuatan 3,8 magnitudo pada pukul 03.10 WIB, Rabu 21 Mei 2025.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa Sumedang terletak pada koordinat 6,83 LS dan 107,94 BT, berjarak 4 km timur laut Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dengan magnitudo M 3,8 pada kedalaman 4 km.

Menurut data Badan Geologi, lokasi pusat gempa Sumedang tersebut, terletak di darat. Kondisi daerah terdekat dengan pusat gempa bumi memiliki morfologi dataran, berombak, bergelombang, perbukitan hingga pegunungan yang tersusun oleh batuan Kuarter Non Vulkanik, Kuarter Vulkanik dan Tersier. 

Daerah tersebut sebagian besar tersusun oleh Kelas C (tanah sangat padat dan batuan lunak), Kelas D (tanah sedang) dan Kelas E (tanah lunak). 

Endapan kuarter dan batuan yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, lunak dan belum kompak memperkuat efek guncangan. 

"Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman, maka kejadian gempa bumi tersebut diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif," ujar Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid dalam keterangannya.

Muhammad Wafid menambahkan, berdasarkan informasi dari BMKG guncangan gempa bumi ini dirasakan dengan Intensitas II-III Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kecamatan Cimalaka. 

"Daerah sekitar pusat gempa bumi terletak pada Kawasan Rawan Bencana gempa Bumi menengah hingga tinggi. Kejadian gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami," ucapnya.

"Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak diikuti oleh bahaya ikutan, seperti retakan tanah, penurunan lahan, likuefaksi dan longsoran," tambahnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat, untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. 

"Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami," tandasnya. (*)


Editor : Zulfirman