Terus Memukul Ji Ye Eun di Acara 'Running Man', Yang Se Chan Hadapi Reaksi Keras
Yang Se Chan hadapi reaksi keras karena terus memukul kepala Ji Ye Eun di acara 'Running Man'.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada hari Selasa, 13 Mei 2025, berbagai platform online menampilkan sebuah unggahan berjudul 'Yang Se Chan Memukul Kepala Ji Ye Eun'.
Unggahan tersebut kemudian memuat sebuah adegan dari siaran reality show 'Running Man' pada tanggal 11 Mei 2025.
Dalam episode tersebut, para pemain 'Running Man' berpartisipasi dalam segmen hukuman.
Aturannya menyatakan bahwa satu anggota tim yang kalah dapat terhindar dari hukuman.
Untuk menghindari hukuman, Ji Ye Eun memanggil "Oppa" sambil tersenyum ke arah Yoo Seung Ho.
Sebagai tanggapan, Yang Se Chan berteriak, "Hentikan! Aku muak mendengarnya," dan mendorong lengan dan Kepala Ji Ye Eun.
Ini bukan pertama kalinya Yang Se Chan terlihat Memukul Kepala Ji Ye Eun. Dalam sebuah episode yang ditayangkan pada bulan Oktober 2024, saat berpartisipasi dalam sebuah "kuis acak", Yang Se Chan tertangkap basah Memukul Kepala Ji Ye Eun juga setelah HaHa gagal menjawab pertanyaan dengan benar.
Para penonton menyatakan ketidaksetujuan yang kuat setelah menyaksikan adegan tersebut, “Mengapa Memukul Kepala seseorang?”
“Tidak peduli seberapa dekat mereka, itu tidak dapat diterima”, “Itu perilaku yang tidak pantas terlepas dari jenis kelamin”.
“Siapa yang menyentuh Kepala seseorang seperti itu akhir-akhir ini?”, “Bahkan ketika menontonnya secara langsung, saya pikir itu salah”.
“Itu tidak baik, bahkan sebagai lelucon” dan “Dia benar-benar harus memperbaiki kebiasaan buruk itu.”
Namun, ada pula yang berpendapat lebih lunak, “Mungkin mereka memang sedekat itu” dan “Dia tampaknya tidak bermaksud jahat, tetapi dia seharusnya lebih berhati-hati di masa mendatang.”
'Running Man' telah menjadi pusat kontroversi beberapa kali sebelumnya. Pada tahun 2023, acara tersebut menayangkan argumen tanpa filter yang berisi kata-kata makian di antara para pemerannya.
Meskipun audio disensor dengan bunyi "bip" dan teks terjemahan menggunakan simbol "X", konteksnya membuat kata-kata makian tersebut menjadi jelas.
Selain itu, sebuah adegan yang memparodikan adegan pencampuran soju-bom dari film berperingkat R [Inside Men] ditayangkan, yang memicu kritik lebih lanjut.
Komisi Standar Komunikasi Korea mengeluarkan rekomendasi formal (panduan administratif) kepada SBS sebagai tanggapan.
Meskipun sudah tayang selama 15 tahun dan terus populer, [Running Man] tetap mendapat sorotan, dengan semakin banyaknya seruan bagi para pemainnya untuk lebih menunjukkan kesadaran diri dan profesionalisme di layar.***
Editor : Irma Nurfajri

