Test Seleksi Polri, Kedepankan Transparasi Dan Akuntabilitas

Meski terdapat berbagai tempat pelatihan untuk masuk lolos seleksi tes Polri, hal tersebut tidak menjami jika para peserta dapat mulus mengikuti tes hingga lolos seleksi.

Test Seleksi Polri, Kedepankan Transparasi Dan Akuntabilitas
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo

INILAHKORAN, Bandung - Meski terdapat berbagai tempat pelatihan untuk masuk lolos seleksi tes Polri, hal tersebut tidak menjami jika para peserta dapat mulus mengikuti tes hingga lolos seleksi.

"Baik berlisensi maupun tidak berlisensi, itu tidak ada terhubung dengan pihak kepolisian, apalagi dengan SDM apalagi secara spesial dengan panitia," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dihubungi, Sabtu 29 Juli 2023.

Pada penerimaan seleksi kepolisian, pihak panitia melakukan dan menerapkan tahapan seleksi dilakukan secara berlapis sehingga tak ada yang dapat melakukan kecurangan. Selain itu, kata dia, pengumuman atas hasil seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

"Proses seleksi juga dilakukan dengan betul-betul pengawasannya berlapis baik di internal maupun eksternal dan ada evaluasi untuk setiap tahapan," papar dia.

Sementara itu, Karo SDM Polda Jabar, Kombes Harry Haryadi, menjelaskan tahapan dari tes dalam seleksi penerimaan anggota kepolisian. Sebelum tes digelar, kata dia, biasanya akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu lewat media sosial hingga polisi di kewilayahan.

Setelah dilakukan sosialisasi, para calon anggota lalu akan diarahkan untuk melakukan pendaftaran secara online. Dalam situs itu juga dinyatakan bahwa tak ada biaya yang dibebankan kepada tiap pendaftar.

"Ketentuan persyaratan tes sudah tertera dengan jelas dan kita sudah memberikan peringatan bahwa untuk penerimaan anggota Polri tidak memungut biaya sepeser pun," kata dia.

Kemudian, lanjut Harry, tes dilakukan dengan memakai sistem CAT. Hasil dari tes yang digelar akan langsung diumumkan dan dapat disaksikan siapa pun. Lalu, pada tahap pengumuman kelulusan, sidang digelar secara terbuka dan dapat disaksikan melalui media sosial.

"Pada saat pengumuman kelulusan itu pun sidangnya sidang terbuka, disaksikan semua pihak dan bahkan kita share link via YouTube ataupun platform media sosial lainnya sehingga sangat terbuka dan transparan," kata dia.

Dengan begitu, seleksi masuk kepolisian dilakukan dengan mengedepankan akuntabilitas dan transparansi. Maka dari itu, masyarakat jangan tergiur apabila ada pihak yang menjanjikan kelulusan.

"Yang paling penting hanya satu syaratnya, memenuhi ketentuan yang ada dan jangan tergoda bujuk rayu pihak mana pun yang bisa menjanjikan kelulusan. Yang bisa meluluskan seorang calon adalah dirinya sendiri, dengan cara belajar dan berlatih," jelas dia.

"Yang kami perlukan adalah calon terbaik yang bisa lulus apabila yang bersangkutan atau pendaftar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik kesehatan, psikologi, jasmani maupun mentalnya," tandas dia. (Cesar Yudistira)


Editor : Ahmad Sayuti