Tiga Kejadian Pengeroyokan di Bandung, Dua Tewas Satu Lainnya Terluka
Dalam rentang waktu Sabtu-Minggu 18-19 Maret 2023, terjadi tindak pidana dugaan pengeroyokan di Bnadung yang terjadi pada malam hingga dini hari tadi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dalam rentang waktu Sabtu-Minggu 18-19 Maret 2023, terjadi tindak pidana dugaan pengeroyokan di Bnadung yang terjadi pada malam hingga dini hari tadi.
Dari tiga kejadian pengeroyokan di Bandung itu, satu orang dikabarkan terluka dan dua orang tewas.
Lokasi kejadian pengeroyokan di Bandung tersebut terjadi di waktu dan tempat yang berbeda. Kejadian dugaan pengeroyokan terjadi di wilayah Coblong, Sukajadi dan Cibeunying Kidul.
Untuk kejadian di wilayah Coblong, Kapolsek Coblong Kompol Sumiati membenarkan adanya satu orang dalam kondisi terluka tengah di rawat di RS Advent. Korban yang belum diketahui identitasnya itu, diduga menjadi korban pengeroyokan di Bandung.
Kapolsek kini akan melakukan proses pemeriksaan terlebih dahulu terhadap korban yang berjenis kelamin pria tersebut setelah menunggu hasil visum.
"Saat ini lagi di visum dulu," ungkap Sumiati, saat dihubungi, melalui ponselnya, Minggu 19 Maret 2023.
Kejadian dugaan pengeroyokan di Bandung itu pun terjadi juga di wilayah Sukajadi. Dimana ada seorang pria yang tewas dengan luka lebam di sekujur tubuh.
Kapolsek Sukajadi Kompol Dadang Cahyadiawan menyebutkan, pihaknya mengetahui adanya korban tewas tersebut setelah ia mendapat informasi dari pihak RS Hasan Sadikin, Bandung, yang kedatangan seseorang yang diduga korban kasus pengeroyokan. Ketika dilarikan ke rumah sakit, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Meninggal (jenis kelaminnya) cowok," kata dia ketika dikonfirmasi.
Informasi yang diperoleh, korban dibawa ke RS Hasan Sadikin oleh dua orang dengan menggunakan sepeda motor. Dua orang tersebut kemudian berkata kepada pihak rumah sakit bahwa korban ditemukan dalam kondisi terluka di selokan sekitar Pasteur.
Setelah mengantar korban, dua orang tersebut langsung pergi dengan alasan hendak melapor ke polisi. Namun, sampai sekarang, dua orang tersebut tak kembali lagi ke rumah sakit.
Dadang pun menyebut korban menderita luka lebam di bagian punggung dan wajahnya.
"Lebam di muka dan badan belakang. Terus yang lainnya belum keliatan, nanti mau dicek lagi," ucap dia.
Terkahir kejadian di wilayah Cibeunying Kidul. Dimana dari informasi yang didapat, seorang yang berjenis kelamin laki-laki, dibawa ke RS Santo Yusuf oleh dua orang dalam kondisi terluka dan telah meninggal dunia. Korban menderita luka lebam di tubuh hingga luka bacok di bagian kepala.
Dua orang yang mengantar korban berkata pada pihak rumah sakit bahwa korban terluka usai berkelahi di daerah Surapati. Usai mengantarkan korban, keduanya lalu pergi dari rumah sakit dan tidak kembali lagi dengan alasan hendak mengambil korban lainnya.
Kepolisian setempat pun belum memberikan konfirmasi soal informasi dugaan pengeroyokan yang memakan korban tewas ini.
Namun begitu, dari tiga kejadian yang ada di Kota Bandung tersebut, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan pihaknya tengah lakukan penyelidikan pada tiga kasus tersebut.
Bahkan Aswin mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga melakukan dugaan pengeroyokan kepada para korban tersebut.
"Masih dikejar pelakunya," singkat Aswin saat konfirmasi pada waktu yang sama.*** (cesar yudistira)
Editor : Doni Ramdhani

