Tiga Mahasiswi Sekolah Farmasi ITB Ini Raih Juara 1 HCC 2021
Tiga mahasiswi Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih juara 1 kompetisi Herbal Cosmetic Competition (HCC) 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tiga mahasiswi Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih juara 1 kompetisi Herbal Cosmetic Competition (HCC) 2021.
Mahasiswa Farmasi ITB tersebut, yakni Chelzsya Athaayaa Nurman, Rahmaditha Maharani B, dan Shafanisa Fadhila Andika keluar sebagai juara setelah membuat kosmetik berbahan herbal.
Ketiga mahasiswi ITB tersebut berasal dari program studi Sains dan Teknologi Farmasi angkatan tahun 2019. Kompetisi Herbal Cosmetic Competition (HCC), yang digelar sejak Juni hingga bulan Oktober tahun 2021.
Baca Juga: Dorong Keberadaan Direksi Muda BUMN, Erick Thohir Puji Para Lulusan ITB
"Kami sangat tertarik dengan lomba ini karena kami bertiga memiliki ketertarikan yang besar di bidang kosmetik dan keinginan untuk membuat kosmetik dengan formulasi sendiri. Awalnya kami ragu, karena pengetahuan terkait formulasi sediaan farmasi masih terbatas, namun akhirnya kami pun membulatkan tekad untuk terus mengikuti lomba tersebut,” terang salah satu anggota tim, Chelzsya seperti dikutip di laman ITB, Sabtu 25 Desember 2021.
Kosmetik berbahan herbal digadang-gadang menjadi masa depan dunia kosmetik Indonesia kelak. Chelzsya dn kawan-kawan membuat inovasi produk berupa skincare herbal untuk kulit berjerawat. Produk tersebut dinamai 'Blissque'.
Produk skincare ini merupakan serum mikroemulsi yang memiliki kandungan ekstrak biji Calophyllum inophyllum (minyak Tamanu), Sunset in Jeju Oil, rose water, dan peppermint oil.
Setelah melakukan studi pustaka yang cukup panjang, timnya pun menemukan fakta bahwa kombinasi kandungan tersebut belum ada sebelumnya di pasaran. Karenanya, produk ini berpotensi besar untuk mengatasi jerawat pada acne-prone skin.
Baca Juga: Ridwan Kamil Ajak Alumni ITB Edukasi Masyarakat Penggunaan Energi Baru Terbarukan
Selain menyajikan produk yang telah jadi, timnya pun mempresentasikan proposal seputar serum tersebut. Secara garis besar, presentasi timnya menjelaskan perihal fungsi utama, formulasi, studi preformulasi, tahap pembuatan (formulasi) dan perkembangan formulasi, serta target konsumen dan nilai produk.
“Karena memiliki keinginan besar untuk mengembangkan produk lebih lanjut, kami juga memaparkan mengenai step actions yang akan dilakukan kedepan hingga mendapatkan nomor notifikasi BPOM serta sertifikat halal, strategi marketing, dan pembuatan kemasan,” ucap Chelzsya.
Herbal Cosmetic Competition merupakan ajang perlombaan untuk mahasiswa S1 Farmasi mengenai studi formulasi kosmetik yang diformulasikan dengan bahan-bahan herbal. Perlombaan ini diadakan oleh Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Untuk tahun ini, HCC mengangkat tema 'Natural Glow Up With Herbal in Era of Science and Technology'. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


