Tim Gabungan SAR Kota Bogor Evakuasi Lansia Tertimpa Material Rumah Ambruk, Direlokasi ke Tempat Aman
Tim Gabungan SAR Kota Bogor mengevakuasi serta merelokasi korban rumah ambruk di Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan pada Minggu 5 Mei 2024 malam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Tim Gabungan SAR Kota Bogor mengevakuasi serta merelokasi korban rumah ambruk di Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan pada Minggu 5 Mei 2024 malam.
Korban yang diselamatkan Tim Gabungan SAR Kota Bogor merupakan lansia yang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS PMI Bogor, sementara penyebab rumah ambruk tersebut karena angin kencang dan kontruksi bangunan yang rapuh.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Hidayatulloh mengatakan, korban yang diselamatkan Tim Gabungan SAR Kota Bogor merupakan seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Acih (75).
"Ya, korban tertimpa di bagian pundaknya akibat reruntuhan material atap rumah dan lemari. Korban yang mengalami luka telah mendapatkan pengobatan atau sudah ditangani oleh RS PMI Kota Bogor," kata Hidayatulloh, Senin 6 Mei 2024.
Hidayatulloh memaparkan, rumah korban ambruk disebabkan angin kencang dan konstruksi bangunan yang rapuh, serta tergerus aliran Sungai Cipakancilan.
"Selain itu, konstruksi rumah sudah rapuh dan tergolong Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dampaknya, rumah ambruk hampir semua bagian. Untuk rumah itu dihuni tiga orang," papar pria yang akrab disapa Om Day.
Om Day menjelaskan, saat ini korban mengungsi di rumah adiknya, sedangkan keluarga anak dan cucunya direlokasi ke rumah kontrakan hunian sementara di lingkungan RW tersebut.
"Jadi langkah cepat kami merelokasi penghuni. Kami sudah melakukan assessment, kordinasi tanggap darurat bersama aparatur wilayah," jelasnya.
Om Day menegaskan, selain itu, kejadian tersebut berdampak pada rumah kontrakan yang dihuni keluarga lain. Dan rumah tersebut menggantung karena tergerus aliran Sungai Cipakancilan.
"Kami menghimbau pihak terdampak untuk hati-hati dan waspada apabila terjadi hujan deras yang disertai angin kencang, karena berpotensi terjadi ambruk susulan," pungkasnya.
Diketahui Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari juga akan meninjau lokasi bencana rumah ambruk ini pada Senin 6 Mei 2024 sore. (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani


