Timnas Berkuda Memanah Indonesia Juara Umum Asian Greater Championship 2026 di Moskow

Timnas Berkuda Memanah Indonesia menjadi juara umum Asian Greater Championship 2026 di Moskow dengan raihan tujuh emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Timnas Berkuda Memanah Indonesia Juara Umum Asian Greater Championship 2026 di Moskow
Salah satu wakil Timnas Berkuda Memanah Indonesia tampil dalam ajang IHAA Asian Greater Championship 2026 di Moskow, Rusia, 25-27 September 2026. ANTARA

INILAHKORAN.ID - Timnas Berkuda memanah Indonesia berhasil menjadi juara umum International Horseback Archery Alliance (IHAA) Asian Greater Championship 2026 di Moskow, Rusia.

Indonesia mengoleksi tujuh medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu dalam kejuaraan yang berlangsung pada 25-27 September 2026 tersebut.

Ketua Umum Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN Pordasi) Berkuda Memanah Indonesia Triwatty mengatakan, pencapaian tersebut menjadi prestasi penting bagi olahraga berkuda memanah Indonesia di tingkat internasional.

"Prestasi ini sangat membanggakan karena menjadi terbaik di Greater Asia, yakni seluruh Asia dan juga beberapa negara Eropa," kata Triwatty dalam keterangan resmi di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Senin (28/9/2026).

Atlet-atlet binaan FN Pordasi tampil pada tiga kategori, yakni senior, young rider, dan junior. Raihan medali tersebut sekaligus membawa Indonesia berada di posisi teratas klasemen, mengungguli tuan rumah Rusia dan Kazakhstan.

Tio Fawaz Sumbang Tiga Emas

Pada kategori senior, Tio Fawaz Ananta menjadi salah satu penyumbang utama medali Indonesia dengan meraih tiga emas melalui nomor raid 233 dan tower 90.

Sementara itu, Hammas Syauqi Syahid yang tampil pada kategori young rider meraih satu emas pada nomor hunt track serta dua medali perak pada nomor raid 233.

Adapun atlet termuda Indonesia, Dzaakir Alhanif, turun di kategori junior. Ia menyumbangkan satu medali perak pada hunt track serta tiga medali perunggu melalui nomor raid 233 dan tower 90.

Triwatty mengapresiasi kerja keras para atlet dan pelatih yang telah membawa Indonesia meraih prestasi di Moskow.

Menurutnya, keikutsertaan Indonesia tidak hanya ditujukan untuk mengejar prestasi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan olahraga berkuda memanah internasional.

"Partisipasi ini juga sekaligus mempererat persahabatan antarnegara anggota di kawasan Greater Asia," katanya.

Diikuti 12 Negara

IHAA Asian Greater Championship 2026 diikuti 12 negara, yakni Indonesia, Rusia, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Pakistan, China, Mongolia, Yordania, Maroko, Aljazair, dan Singapura.

Total terdapat sekitar 40 atlet yang berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut dengan mempertandingkan nomor raid 233, tower 90, serta hunt track atau HBA eventing.

Kejuaraan tersebut merupakan bagian dari kompetisi berkuda memanah berdasarkan zona benua di bawah IHAA, yang meliputi Amerika, Afrika, Eropa Barat, Eropa Timur, Asia, dan Oseania.

Rangkaian kompetisi internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju World Cup 2027.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman turut mengapresiasi pencapaian tim berkuda memanah Indonesia.

"Kami menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya atas kerja keras para atlet, pelatih, ofisial dan juga federasi nasional hasil transformasi organisasi Pordasi," katanya.


Editor : Ahmad Sayuti