Timnas U-17 Mulai TC di Bali, 9 Diaspora Baru Disiapkan untuk Hadapi Brasil di Piala Dunia 2025

Timnas U-17 Indonesia bersiap menyongsong tantangan besar di Piala Dunia U-17 2025 dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali. TC ini berlangsung lebih dari satu bulan, mulai dari 7 Juli hingga 10 Agustus 2025.

Timnas U-17 Mulai TC di Bali, 9 Diaspora Baru Disiapkan untuk Hadapi Brasil di Piala Dunia 2025
Timnas U-17 Mulai TC di Bali, 9 Diaspora Baru Disiapkan untuk Hadapi Brasil di Piala Dunia 2025

INILAHKORAN, Bandung – Timnas U-17 Indonesia bersiap menyongsong tantangan besar di Piala Dunia U-17 2025 dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali. TC ini berlangsung lebih dari satu bulan, mulai dari 7 Juli hingga 10 Agustus 2025.

Dikutip dari ANTARA, total 34 pemain dipanggil oleh pelatih Nova Arianto untuk mengikuti persiapan intensif ini. Menariknya, sembilan dari nama-nama tersebut merupakan pemain diaspora baru yang belum pernah tampil di Piala Asia U-17.

Kesembilan pemain diaspora yang dipanggil adalah:

  1. Feike Muller (Willem II Tilburg – Belanda)
  2. Eizar Jacob (Sydney FC – Australia)
  3. Lionel De Troy (US Città di Palermo – Italia)
  4. Floris De Pagter (SC Telstar – Belanda)
  5. Noha Pohan S (NAC Breda – Belanda)
  6. Jona Gaselink (FC Emmen – Belanda)
  7. Azadin Ayoub (Elverum FC – Norwegia)
  8. Deston Hoop (SC Telstar – Belanda)
  9. Nicholas (Rosenborg BK – Norwegia)

Selain itu, terdapat delapan nama baru dari klub-klub Tanah Air yang belum pernah tampil di ajang Piala Asia U-17, yaitu:

  1. Muhammad Nur Ichsan (Persik Kediri)
  2. Pandu Aryo (Persik Kediri)
  3. Andi Faith Jamaludin (Persik Kediri)
  4. Real Alvaro Salim (Bali United)
  5. Miraj Riski Sulaiman (Madura United)
  6. Aaron (Asiana)
  7. Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar)
  8. Yohanes Yapagaimu (PSM Makassar)

Sementara itu, 17 pemain yang tampil di Piala Asia U-17 2025 lalu masih dipercaya melanjutkan perjalanannya bersama Garuda Muda. Namun, delapan nama dari skuad final turnamen di Arab Saudi tersebut dicoret untuk memberi ruang regenerasi.

Kedelapan pemain yang ditinggal yakni: Mathew Baker, Putu Ekayana, Faaris Nurhidayat, Torres Aziz, Azizu Milanesta, Ilham Romadhona, Fardan Farras, dan Zahaby Gholy.

Indonesia tergabung di Grup H bersama tim raksasa Brasil (juara empat kali), Honduras, dan negara debutan Zambia. Turnamen edisi ke-20 ini akan digelar di Qatar pada 3–27 November 2025.

Tak seperti edisi sebelumnya, FIFA kini memperbesar jumlah peserta dari 24 menjadi 48 negara. Artinya, juara dan runner-up grup, serta delapan tim peringkat ketiga terbaik dari 12 grup akan melaju ke fase gugur 32 besar.

Dengan campuran pemain lokal potensial dan tambahan kekuatan diaspora, Nova Arianto dan tim pelatih berharap bisa memberikan kejutan dan membawa harum nama Indonesia di pentas dunia.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan