Madura United Rekrut Kiper Muda Timnas U-17 untuk Perkuat Skuad Liga 1 2025-2026
Madura United FC resmi menambah amunisi baru menjelang kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025-2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Madura United FC resmi menambah amunisi baru menjelang kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025-2026.
Klub berjuluk "Laskar Sape Kerrap" itu mengumumkan perekrutan dua pemain anyar, yakni Kiper Muda Timnas U-17, Rendy Razzaqu Mochtar, dan gelandang berpengalaman, Paulo Sitanggang.
Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi, mengungkapkan bahwa rekrutan anyar ini merupakan bagian dari upaya regenerasi tim sekaligus memperkuat kedalaman skuad.
Rendy Razzaqu dinilai sebagai talenta muda potensial yang layak diberi kesempatan tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional.
“Rendy ini akan kami orbitkan sebagai Kiper Muda potensial di skuad 'Laskar Sape Kerrap,” ujar Achsanul Qosasi seperti dikutip dari ANTARA.
Rendy kini melengkapi daftar penjaga gawang Madura United yang terdiri dari Miswar Saputra, Aditya Harlan, dan rekrutan baru sebelumnya, Mochammad Dicky Indriyana. Namun, AQ menegaskan bahwa tak ada istilah “kiper utama” atau “cadangan” di timnya.
“Selamat datang, cong..! Mari berkembang dan berjuang bersama,” sambungnya menyambut sang Kiper Muda.
Selain Rendy, Madura United juga memperkenalkan Paulo Sitanggang sebagai rekrutan baru di lini tengah. Paulo bukan nama asing di kancah sepak bola Tanah Air.
Ia pernah berseragam Timnas Indonesia di kelompok usia U-19 dan U-23 serta memperkuat klub-klub seperti Barito Putera, Bali United, Rans Nusantara, Persik Kediri, hingga PSMS Medan.
Masuknya Paulo diharapkan menambah kreativitas dan pengalaman di sektor gelandang Madura United yang musim ini membidik prestasi lebih tinggi.
Dengan kehadiran dua pemain tersebut, Madura United kini telah mengantongi 21 pemain untuk menghadapi musim 2025-2026.
Skuad ini terdiri dari kombinasi pemain muda, senior, serta deretan pemain asing dari berbagai negara, termasuk Iran Junior (Brasil), Jordy Wehrmann (Belanda-Indonesia), Kerim Palić (Bosnia), dan Pedro Monteiro (Portugal).***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


