TMMD 106, Asa Baru Warga Cisaat

Kerisauan warga yang bermukim di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta sebentar lagi akan sirna. Impiannya memiliki infrastruktur layak akhirnya terlaksana.

TMMD 106, Asa Baru Warga Cisaat
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Kerisauan warga yang bermukim di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta sebentar lagi akan sirna. Impiannya memiliki infrastruktur layak akhirnya terlaksana.

Dalam waktu dekat ini, Pemkab Purwakarta akan membangun jalan penghubung antardesa melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Warga bersyukur, apalagi jalan penghubung tersebut selama ini merupakan akses utama penghubung antar desa dan kecamatan.

Dulu, saat dengan adanya terbatasnya infrastruktur darat ini, perekonomian warga sekitar tidak bisa menggeliat. Apalagi, kala itu warga harus memutar jalan lebih jauh jika ingin menuju desa tetangga mereka.

Dayat salah seorang warga sekitar menyeritakan, pekan depan di desanya akan ada kegiatan besar, yaitu perbaikan jalan desa yang menghubungkan Desa Cisaat ke Desa Parungsari, Kecamatan Cibatu.

“Jalan desa kami akan dibangun oleh TNI. Kami sangat Bahagia karena kami berharap dibangunnya jalan oleh TNI ini, akan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas,” ujar Dayat saat berbincang dengan INILAH di sekitar proyek pembangunan jalan.

Dia mengaku, jalan desanya ini sudah bertahun-tahun dalam kondisi rusak. Dulu, memang sempat ada pengerasan. Tetapi, jalan yang menghubungkan dengan jembatan Tol Cipali ini, hanya sebatas ditaburi batu koral saja.

Seiring dengan berjalannya waktu, jalan itu kembali rusak. Bahkan, saat musik kemarau seperti saat ini, jika dilintasi kendaraan ratusan atau ribuan partikel debu beterbangan kemana saja. Termasuk, hinggap ke warung milik pria yang berprofesi sebagai petani itu.

“Jalan ini, merupakan akses alternatif bagi warga Cisaat. Karena, jalur ini lebih dekat kemana-mana,,” jelas dia.

Menurut dia, warga sangat gembira saat pemerintahan desa mengumumkan jika jalan alternatif Cisaat-Ciparungsari ini akan segera diperbaiki. Memang, kata dia, jalan desa di Cisaat yang rusak ini kurang dari satu kilometer lagi.

“Jadi, tinggal jalan yang membelah perkebunan milik Perhutani ini saja yang perlu segera diperbaiki,” tambah dia.

Dia mengaku, jika jalan ini sudah mulus maka warga Desa Cisaat yang ingin ke Cipendeuy, Subang, bisa ditempuh dalam hitungan menit. Yakni, bisa 20 menitan sudah sampai di perbatasan Purwakarta-Subang. Berbeda, ketika warga Cisaat harus mengakses jalan utama, yakni yang melintasi Desa Cijunti atau Desa Cimahi, lalu ke jalan raya utama, waktu yang ditempuhnya bisa 1,5 jam.

“Jadi, kami benar-benar berharap pada program TMMD ini,”

Secara terpisah, Dandim 0619 Purwakarta, Letkol Arh Yogi Nugroho, mengatakan, di 2019 jajarannya kembali dilibatkan dalam pembangunan jalan. Adapun, jalan yang akan diperbaiki ini panjangnya 650 meter di Desa Cisaat. Untuk konstruksi jalan ini, akan disamakan dengan jalan penghubung sebelumnya di wilayah hulu, yakni dengan pola jalan beton.

“TMMD 2019 ini, actionnya mulai 2 Oktober nanti. Adapun personel yang diturunkan sebanyak 150 prajurit, dari berbagai satuan di wilayah Kodam III Siliwangi,” ujanya singkat. (Asep Mulyana)


Editor : DeryFG