TPST Sentul City Diterpa Isu Bau Sampah dan Ditahannya Upah Karyawan, Puluhan Warga Demo
Polusi berupa bau sampah yang dialami warga Desa Sumur Batu, Babakan Madang dan tidak sesuai besar upah, bahkan tidak dibayarnya upah para karyawan menjadi penyebab didemonya PT. Xaviera Global Synergy.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Polusi berupa bau sampah yang dialami warga Desa Sumur Batu, Babakan Madang dan tidak sesuai besar upah, bahkan tidak dibayarnya upah para karyawan menjadi penyebab didemonya PT. Xaviera Global Synergy.
PT. Xaviera Global Synergy, yang berlokasi di Kampung Sela Irih Desa Sumur Batu, Babakan Madang ditunjuk PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC), sebagai
pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sentul CIty.
Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Bogor M Iqbal Al-Afghany menuturkan sejak Tahun 2019 hingga saat ini, PT. Xaviera Global Synergy tidak mengelola sampahnya dengan baik, hingga setiap warga mencium bau busuk dari sampah yang ditumpuk.
"Kami menuntut PT. Sentul City Tbk memutus kontrak PT. Xaviera Global Synergy, hingga perusahaan tersebut angkat kaki dari Desa Sumur Batu, Babakan Madang," tutur M Iqbal Al-Afghany kepada wartawan, Rabu, 17 September 2025.
M Iqbal Al-Afghany menerangkan selama ini sampah hanya ditumpuk lalu dibuang di Tempaf Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang ada di Bogor maupun luar Bogor.
"Karena sampah tidak dikelola dengan baik, maka ini jadi ancaman buat warga sekitar. Kami juga sudah melaporkan keluhan ini ke Bupati Bogor Rudy Susmanto, dan beliau pun sangat menyayangkan timbulnya bau busuk maupun dampak polusi lainnya," terang M Iqbal Al- Afghany.
Ia pun mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan investigasi dan audit lingkungan serta menjatuhi hukuman kepada PT. Xaviera Global Synergy, jika ditemukan tindakan yang melanggar hukum.
Sementara CEO PT. Xaviera Global Synergy Wilda Yanti membantah beberapa tudingan para pendemo, dan pihaknya tidak mengelola sampah dengan baik.
Padahal, pihaknya sudah mengelola sampah warga Perumahan Sentul City sesuai dengan tanggungjawabnya.
Apalagi, sebagai pihak ketiga atau investor, juga ada pihak pertama yaitu PT. SGC dan pihak kedua yaitu DLH Kabupaten Bogor yang belum melaksanakan secara maksimal perannya masing - masing.
"PT. Xaviera Global Synergy sudah mengelola sampah dengan baik, dan jika ada tumpukan sampah khususnya residu itu kami komunikasikan dengan DLH Kabupaten Bogor untuk diangkut oleh mereka. Sedangkan untuk bau sampah, itu tidak sampai ke pemukiman tetapi hanya terjadi dilingkungan TPST Sentul City," ucap Wilda Yanti. ***
Editor : JakaPermana

