BNPB Peringatkan Longsor Susulan di TPST Bantargebang, 5 Orang Masih Dicari

BNPB mengingatkan terkait longsor susulan di TPST Bantargebang..

BNPB Peringatkan Longsor Susulan di TPST Bantargebang, 5 Orang Masih Dicari
BNPB Peringatkan Longsor Susulan di TPST Bantargebang, 5 Orang Masih Dicari

INILAHKORAN.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengingatkan potensi longsor susulan di area TPST Bantargebang setelah insiden runtuhnya gunungan sampah yang menelan korban jiwa.

Risiko tersebut dinilai masih tinggi karena curah hujan di wilayah Jabodetabek diperkirakan tetap intens dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Abdul Muhari menyatakan kondisi timbunan sampah di lokasi longsor masih belum stabil. Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi dalam dua hari ke depan.

“Petugas di lapangan telah diinstruksikan untuk menjalankan protokol keselamatan secara ketat agar tidak menambah korban,” ujar Abdul Muhari. 

longsor Gunungan Sampah Terjadi Minggu Siang

Peristiwa longsor terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang pada Minggu (8/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Runtuhan material sampah tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menimbun sejumlah truk pengangkut sampah serta bangunan warung yang berada di sekitar lokasi.

Pasca kejadian, tim gabungan dari BPBD Kota Bekasi, BPBD DKI Jakarta, serta unsur SAR langsung melakukan proses evakuasi dan pendataan dampak kerugian.

Korban Bertambah, Pencarian Masih Dilakukan

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan operasi pencarian korban masih terus dilakukan oleh ratusan personel gabungan.

Pada Senin sekitar pukul 12.05 WIB, tim kembali menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah tersebut langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Data sementara mencatat total 13 orang terdampak dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, empat orang dinyatakan meninggal dunia, empat orang selamat, dan lima orang lainnya masih dalam pencarian.

Korban yang berhasil selamat diketahui bernama Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet. Sementara korban meninggal yang telah teridentifikasi adalah Enda Widayanti (25) dan Sumine (60) yang merupakan pemilik warung, serta dua sopir truk yakni Dedi Sutrisno asal Karawang dan Irwan Supriatin.

Adapun korban yang masih dalam pencarian antara lain Riki, Hardianto, Ato, Dofir, serta satu orang yang identitasnya belum diketahui.

Ratusan Personel Dikerahkan

Operasi pencarian melibatkan sekitar 336 personel SAR gabungan. Tim juga menggunakan berbagai peralatan untuk mempercepat proses evakuasi, termasuk ekskavator guna membuka akses menuju titik longsoran.

Selain itu, anjing pelacak K9 turut dikerahkan untuk membantu mendeteksi kemungkinan korban yang masih tertimbun material sampah.


Editor : Firda Rachmawati