Transformasi RSU Assalaam Ternyata Cita-cita Almarhum Ibnu Mas'ud
RSIA Assalaam yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Nanggewer Mekar, Cibinong bertransformasi menjadi RSU Assalaam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - RSIA Assalaam yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Nanggewer Mekar, Cibinong bertransformasi menjadi RSU Assalaam.
Direktur PT Anugerah Bunda Muhammad Iqbal menuturkan, transformasi RSU Assalaam merupakan mimpi dari almarhum Ibnu Mas'ud yang ingin meningkatkan status dan layanan rumah sakit miliknya tersebut.
"Jadi ayah saya (Ibnu Mas'ud) pada 2020 sebelum meninggal dunia, menginginkan RSIA Assalaam miliknya meningkat status menjadi RSU Assalaam. Alhamdulillah, cita-cita beliau pada hari ini terwujud," ucap Muhammad Iqbal kepada wartawan, Selasa 1 Juli 2025.
Dengan meningkatnya status menjadi RS tipe D itu, Muhammad Iqbal menuturkan juga otomatis meningkatkan pelayanan.
"Insyaallah, layanan masyarakat tidak hanya untuk ibu dan anak saja, tetapi melayani masyarakat lebih luas lagi dan bisa lebih bermanfaat dan membawa kebaikan di bidang kesehatan serta ikut berkontribusi dalam pembangunan indeks derajat kesehatan masyarakat Bumi Tegar Beriman," sambung Muhammad Iqbal.
Direktur RSU Assalaam Aldi Ahmad Nurhadi menambahkan, ke depan layanan kesehatan masyarakat, jumlah kamar, dan jumlah tenaga kesehatan akan bertambah.
"Kami akan menambah layanan ortopedi, THT, mata, gigi dan rehab medik, dan dengan tambahan kamar hingga 100 tempat tidur, maka tipe rumah sakit juga meningkat menjadi tipe C," tambah Aldi Ahmad Nurhadi.
Sedangkan, Kabid Layanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dyon Rivardin menyambut baik dan mendukung transformasi RSU Assalaam.
"Semoga, keberadaan RSU Assalaam, ada kontribuisi dalam peningkatan kemampuan layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bogor," harap Dyon Rivardin.
Ia pun menuturkan, keberadaan rumah sakit swasta tentunya membantu pemerintah daerah dalam pembangunan indeks derajat kesehatan masyarakat.
"Jumlah 25 rumah sakit swasta di Kabupaten Bogor masih kurang, dan semoga keberadaan rumah sakit swasta bisa bertambah di wilayah barat Kabupaten Bogor," tutur Dyon Rivardin.
Editor : Doni Ramdhani


