Trase Batutulis Diharapkan Rampung pada November 2026

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim berharap pembangunan trase baru jalan Batutulis mulai dikerjakan pada Mei 2026 dan rampung pada November 2026.

Trase Batutulis Diharapkan Rampung pada November 2026
"Proses lelang konstruksi direncanakan berlangsung pada awal April 2026. Setelah itu, pemenang lelang akan segera ditetapkan untuk memulai pengerjaan fisik. Target kami November sudah bisa dipakai," ungkap Dedie di Balai Kota Bogor, Rabu 25 Maret 2026. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim berharap pembangunan trase baru jalan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan mulai dikerjakan pada Mei 2026 dan rampung pada November 2026. 

"Proses lelang konstruksi direncanakan berlangsung pada awal April 2026. Setelah itu, pemenang lelang akan segera ditetapkan untuk memulai pengerjaan fisik. Target kami November sudah bisa dipakai," ungkap Dedie di Balai Kota Bogor, Rabu 25 Maret 2026.

Dedie menjelaskan, ada beberapa perubahan spek terutama yang tadinya tidak memakai beton, sekarang diusulkan pembangunan dengan betonisasi. 

"Kurang lebih seperti itu. Setelah betonisasi, baru ditimpa aspal. Kalau sebelumnya kan tidak, pengerasan kemudian ada sirtu, kemudian aspal. Nah, kami meminta dilakukan pembetonan dahulu baru diaspal, supaya lebih kuat," jelasnya.

Dedie menerangkan, untuk proses lelang mungkin butuh waktu, setelah itu pelaksanaan mungkin di bulan Mei 2026. 

"Untuk Mei sampai November itu pengerjaan fisik. November insyaallah sudah bisa dipakai," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Juniarti Estiningsih menyampaikan dokumen lelang telah diperbaiki dan saat ini sudah berada di Pemprov Jabar. 

Pengerjaan fisik masih menunggu hasil penetapan pemenang lelang. Setelah proses lelang rampung, pembangunan trase baru akan dilakukan sepanjang 230 meter dengan lebar 18 meter dan proyek ini dikerjakan oleh Pemprov Jabar dengan anggaran konstruksi sekitar Rp22 miliar.

"Adapun lahan yang digunakan seluas 4.711 meter persegi, yang sebelumnya merupakan milik tiga warga dengan pembebasan yang dilakukan Pemkot Bogor mencapai angka Rp19,99 miliar pada tahun anggaran 2025," tuturnya.


Editor : Doni Ramdhani