Ukraina Rekrut 15.000 Narapidana untuk Angkatan Bersenjata

Pemerintah Ukraina berencana untuk merekrut sekitar 15.000 narapidana ke dalam angkatan bersenjata negara itu di bawah undang-undang mobilisasi baru yang baru saja ditandatangani, lapor Financial Times pada Kamis, mengutip Menteri Kehakiman Ukraina, Denys Maliuska.

Ukraina Rekrut 15.000 Narapidana untuk Angkatan Bersenjata
Pemerintah Ukraina berencana untuk merekrut sekitar 15.000 narapidana ke dalam angkatan bersenjata negara itu di bawah undang-undang mobilisasi baru yang baru saja ditandatangani, lapor Financial Times pada Kamis, mengutip Menteri Kehakiman Ukraina, Denys Maliuska./antarafoto

INILAHKORAN, Bandung-Pemerintah Ukraina berencana untuk merekrut sekitar 15.000 narapidana ke dalam angkatan bersenjata negara itu di bawah undang-undang mobilisasi baru yang baru saja ditandatangani, lapor Financial Times pada Kamis, mengutip Menteri Kehakiman Ukraina, Denys Maliuska.


Undang-undang yang memperketat aturan mobilisasi Ukraina mulai berlaku pada 18 Mei lalu.

Peraturan itu bertujuan untuk menambah kekuatan Ukraina yang terkuras oleh lebih dari dua tahun konflik bersenjata dengan Rusia.

Baca Juga : Jumlah Korban Tewas di Gaza Diperkirakan Lampaui 186 Ribu Jiwa

Undang-undang tersebut mewajibkan semua warga Ukraina yang wajib militer melapor ke kantor pendaftaran dalam waktu 60 hari sejak undang-undang diberlakukan.

Menteri Ukraina itu juga mengatakan bahwa upaya awal diharapkan menghasilkan sekitar 5.000 calon tentara, dan dalam kondisi terbaik jumlah ini bisa meningkat tiga kali lipat.

Menurut Maliuska, sekitar 2.872 narapidana telah dibebaskan, sementara jumlah total pelamar adalah 5.196, dengan 368 pelamar ditolak karena alasan kesehatan.

Baca Juga : Cuaca Panas Ekstrem, Kebakaran Lahan Landa Berbagai Daerah di AS

Kelompok pertama narapidana yang dibebaskan sudah menjalani pelatihan militer dan diharapkan akan dikerahkan pada akhir musim panas ini.

Halaman :


Editor : JakaPermana