Umat Muslim Bogor Gelar Aksi Damai Save Uighur
Ratusan umat Islam Bogor Raya melakukan aksi damai save muslim Uighur di Tugu Kujang, Kota Bogor pada Minggu (22/12/19) siang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Ratusan umat Islam Bogor Raya melakukan aksi damai save muslim Uighur di Tugu Kujang, Kota Bogor pada Minggu (22/12/19) siang.
Penanggung jawab aksi, Sutono mengatakan, aksi damai save Uighur ini, untuk mensyiarkan kepedulian umat muslim Bogor kepada saudara-saudara muslim di Uighur. Seperti diketahui umat muslim Uighur mendapat tekanan, intimidasi dan kekerasan konstitusional dalam memeluk dan menjalankan agamanya oleh Pemerintah Cina.
"Muslim Uighur di tuduh sebagai ekstrimis, radikal juga intoleran dengan alasan yang mengada-ada," ungkapnya kepada wartawan.
Sutono melanjutkan, keberadaan etnis Uighur di Provinsi Xinjiang, China, terus menjadi sorotan dunia. Dalam dokumen PBB yang dirilis Agustus 2019 menyebut China menahan hampir 1 juta anggota etnis Uyghur di kamp-kamp pengasingan, dimana mereka didoktrin 'pendidikan politik' oleh pemerintah.
"Di samping itu, berdasarkan kesaksian sejumlah warga Uighur di Xinjiang, pihak berwenang China telah melakukan penahanan massal terhadap Uyghur dan minoritas muslim lainnya di Xinjiang sejak 2014. Namun, Pemerintah China menampik tudingan isu Uyghur yang terus memanas tersebut," tambahnya.
Ia melanjutkan, melihat fakta-fakta tersebut, umat Islam Bogor menyampaikan tiga sikap terhadap kondisi muslim Uyghur. Pertama, mengecam dan mengutuk keras perlakuan keji rezim Tiongkok terhadap etnis Muslim Uighur, mulai dari penyiksaan, pemaksaan ideologi, pelarangan Ibadah, bahkan pemerkosaan dan hingga pembunuhan.
"Kedua, lanjutnya, mendesak pemerintah Indonesia 'Menghentikan Kebisuannya' atas kejahatan kemanusiaan ini, dan menekan Pemerintah Tiongkok agar menghentikan penindasannya serta memberikan dukungan kepada muslim Uyghur untuk mendapatkan kebebasan dalam menjalankan keyakinan agamanya," terangnya.
Sutono memaparkan, poin ketiga, menyeru kepada seluruh kaum muslim, bahwa sebenarnya berbagai penindasan, perlakuan keji, dan penyiksaan yang terjadi terhadap kaum muslimin di Uyghur dan di tempat-tempat yang lainnya disebabkan karena tidak adanya pelindung umat.
"Pelindung umat yang bisa menjaga kehormatan dan diri kaum muslim ini adalah Khilafah. Hanya dengan Khilafah lah kaum Muslim akan terjaga kehidupannya," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
![]()
Editor : Bsafaat

