Umuh Muchtar Ungkap Drama Dibalik Kemenangan Persib Atas Persija: Sakit, Teror, Panik
Manajer Persib, Umuh Muchtar mengungkapkan rasa senangnya atas kemenangan timnya dari Persija.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Manajer Persib, Umuh Muchtar mengungkapkan rasa senangnya atas kemenangan timnya dari Persija.
Pada laga pekan ke-32 Super League 2025/2026, Persib menang dengan skor 1-2 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Umuh mengaku dalam kondisi sakit saat ikut mengawal Persib. Bahkan ia sempat terkapar lantaran dalam kondisi yang lemah.
“Tapi ya sudah lah, anak-anak juga udah disuntik (motivasi), tidak ada yang ditakutkan, tidak ada yang diragukan,” ungkap Umuh, Senin (11/5/2026).
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini juga mengaku sempat mengutarakan timnya mendapatkan teror meski tidak disebutkan pelakunya.
“Tapi justru mereka (Persija) yang panik, bukan kita. Alhamdulillah akhirnya dia kalah karena mainnya juga dengan panik,” bebernya.
Sementara Persib, lanjutnya, bermain dengan tenang. Terbukti meski kebobolan lebih dulu melalui Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-20, timnya mampu comeback setelah Adam Alis mencetak dua gol secara beruntun pada menit ke-28 dan ke-37.
“Walaupun di bombardir, tapi Allah memberi jalan yang terbaik lah buat Persib ya. Terima kasih semua Bobotoh, dukungan Bobotoh juga luar biasa lah,” katanya.
Umuh pun mengaku tidak bisa banyak bicara kepada para pemainnya dengan kondisi sakit yang dialami. Beruntung baginya, Persib memiliki pelatih Bojan Hodak.
“Saya sakit seharian ini dari malam, dari malam ini saya sakit sampai susah makan. Tapi saya tetap harus ke lapangan, saya harus ke lapangan, maunya mah tidur aja diem, tapi saya tidak mungkin kalau saya tidak ikutan ke lapangan gitu. Ya alhamdulillahlah, Bojan itu bagus lah udah secara tekniknya ya, memberikan arahan-arahan kepada pemain. Tinggal luar biasalah, memang luar biasa,” tegasnya.
Dengan kemenangan ini, Persib tetap kokoh di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026 mengantongi 75 poin.
Sedangkan Persija dipastikan tidak bisa ikut bersaing dalam perebutan gelar juara lantaran memiliki 65 poin dengan dua laga sisa.***
Editor : JakaPermana

