Umuh Muchtar Upayakan Laga Kandang Persib Bisa Kembali Disaksikan Bobotoh
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar berupaya keras agar laga kandang timnya bisa kembali disaksikan secara langsung Bobotoh.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar berupaya keras agar laga kandang timnya bisa kembali disaksikan secara langsung Bobotoh.
Umuh Muchtar akui merasakan kekecewaan lantaran beberapa laga kandang Persib tidak bisa disaksikan secara langsung Bobotoh. Seperti saat menjamu Arema FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 23 Februari 2023.
Pertandingan yang dimenangkan Persib 1-0 itu berstatus tanpa penonton imbas dari insiden pelemparan kepada bus Bobotoh usai menyaksikan tim kesayangannya bertanding melawan RANS Nusantara FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 19 Februari 2023.
"Saya yakin, bukan hanya Bobotoh saja, kita juga kecewa karena kita main kandang, tapi tidak ada penonton," ungkap Umuh Muchtar, Selasa 28 Februari 2023.
Pria berkumis tebal ini yakin insiden pelemparan kepada bus Bobotoh merupakan oknum yang tidak menyukai Persib. Tujuannya agar tim berjulukan Maung Bandung ini tidak mendapatkan dukungan dari suporter saat menjalani pertandingan.
"Kejadian-kejadian yang kemarin-kemarin diganggu, itu ada oknum yg lempari bus itu sengaja supaya Persib tidak ada penonton. Terus nanti Polisinya menjadi ragu," katanya.
Umuh Muchtar merasa seharusnya tidak ada keraguan untuk menggelar pertandingan Persib dengan penonton. Sebab suporter Persib sudah dewasa.
"Saya yakin lah penonton walaupun dilempari begitu, tidak sampai marah keterusan. Tinggal kita lebih waspada dan lebih hati-hati aja. Dan mungkin dari pihak keamanan untuk lebih hati-hati juga," kata Umuh Muchtar.
Karena itu, Umuh berharap di laga kandang Persib selanjutnya, pertandingan bisa disaksikan secara langsung oleh Bobotoh.
"Saya selalu minta ada penonton, nanti lah saya pelan-pelan bicara dengan Pak Kapolda Jabar, insya Allah yah," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti


