Unik! Tiga Kali Gawang Ulsan Dijebol Mamelodi Sundowns, Wasit Hanya Menghitung Satu

Kejadian unik mewarnai babak pertama laga Ulsan vs Mamelodi Sundowns pada penyisihan Grup F Piala Dunia Antar Klub 2025.

Unik! Tiga Kali Gawang Ulsan Dijebol Mamelodi Sundowns, Wasit Hanya Menghitung Satu
Pemain Mamelodi Sundowns meluapkan kegembiraan setelah golnya ke gawang Ulsan di penyisihan Grup F Piala Dunia Antar Klub disahkan wasit. (X @Masandawana)

INILAHKORAN, Orlando – Kejadian unik mewarnai babak pertama laga Ulsan vs Mamelodi Sundowns pada penyisihan Grup F Piala Dunia Antar Klub 2025.

Pertarungan Ulsan vs Mamelodi Sundowns yang bersaing di Grup F Piala Dunia Antar Klub 2025 berlangsung di Stadion Inter & Co, Orlando, Florida, Rabu 18 Juni 2025 pagi WIB.

Duel Ulsan vs Mamelodi Sundowns ini merupakan laga kedua penyisihan Grup F Piala Dunia 2025. Sebelumnya, Fluminense vs Dortmund berakhir tanpa gol.

Sepanjang 45 menit babak pertama, Mamelodi Sundowns sebenarnya berhasil tiga kali menjebol gawang Ulsan, klub asal Korea Selatan. Tapi, hanya satu gol yang dihitung wasit.

Ulsan mengawali pertandingan dengan pergerakan menjanjikan. Baru empat menit jalan, Erick Farias menerima umpan verdas di pertahanan lawan. Sayangnya, tendangannya masih melebar.

Mamelodi Sundowns yang lebih dominan dalam penguasaan bola, berhasil menjebol gawang Ulsan di menit ke-29. Iqraam Rayners yang melakukannya.

Menerima umpan silang Lucas Ribeiro dari sebuah tendangan sudut, Iqraam Rayners masuk ke kotak penalti. Dia melepaskan tendangan ke kanan gawang Ulsan. Sebuah gol yang brilian.

Tapi, tunggu dulu. Wasit mengindikasikan ingin melihat VAR untuk memastikan gol itu sah atau tidak. Cukup lama menyimak VAR, wasit dengan dibantu asistennya, memutuskan gol itu dianulir karena sebelumnya terjadi hands ball.

Namun, di menit ke-36, Iqraam Rayners akhirnya mampu juga mencetak gol. Gol itu pun disahkan wasit.

Dia, lagi-lagi, menerima umpan cemerlang dari Lucas Ribeiro di kotak penalti. Situasi itu membuatnya dengan presisi bisa mengirim bola ke pojok kiri gawang.

Kali ini, wasit tak lagi ragu mengesahkan gol tersebut. Sang pengadil tak memberikan indikasi melihat VAR lagi.

Tiga menit berselang, penyelesain akhir cemerlang Iqraam Rayners lagi-lagi menjebol gawang Ulsan. Dia membuat dirinya bebas setelah menerima umpan dan mengirim bola ke gawang lawan.

Kini, wasit Clement Turpin menyatakan harus melihat VAR dulu. Ada kemungkinan terjadi offside sebelum gol tercipta.

Hasilnya? Wasit kembali menganulir gol tersebut. Dalam penilaiannya, sebelum gol tercipta, sudah terjadi offside. (*)


Editor : Zulfirman