Unit K9 Polri Bantu Pencarian Korban Longsor Cisarua

Untuk memperkuat pencarian korban di Pasirlangu, Cisarua, KBB, Polri melalui Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam menurunkan 20 personel

Unit K9 Polri Bantu Pencarian Korban Longsor Cisarua
Polri menerjunkan 20 personel K9 atau unit anjing pelacak untuk membantu pencarian korban longsor di Cisarua, Lembang, KBB. (Istimewa)

INILAHKORAN.ID - Untuk memperkuat pencarian korban di Pasirlangu, Cisarua, KBB, Polri melalui Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam menurunkan 20 personel yang dipimpin oleh IPTU Erasmus sebagai Ketua Tim K9

Mereka datang membawa keahlian khusus yang tak tergantikan oleh alat berat: ketajaman indra penciuman. Derap kaki langkah tim K9 dengan mengandalkan penciuman membantu pencarian korban longsor Cisarua, Lembang, KBB. 

Tim K9 SAR ini tidak bekerja sendiri. Setiap pergerakan anjing pelacak didampingi handler terlatih, didukung tenaga veteriner yang memastikan kondisi fisik satwa tetap prima, serta personel pengamanan dan pengemudi yang menjaga kelancaran operasi di lapangan.

Enam anjing pelacak—Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita—menjadi ujung tombak pencarian. Dengan kemampuan cadaver search, mereka dilatih untuk mendeteksi keberadaan korban meninggal dunia yang tertimbun material longsor, bahkan di kedalaman dan kondisi medan yang ekstrem.

Untuk menunjang mobilitas di lokasi bencana, tim K9 SAR dilengkapi satu unit truk boks dan empat unit kendaraan ransus Navara K9. Kendaraan-kendaraan ini memungkinkan tim menjangkau area-area sulit yang tidak dapat dilalui kendaraan biasa.

Kehadiran Detasemen K9 SAR menjadi bagian krusial dalam strategi Polri mempercepat proses pencarian di medan longsor yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Dalam situasi ketika waktu dan ketelitian menjadi faktor penentu, peran K9 kerap membuka petunjuk awal yang sangat berarti bagi tim SAR gabungan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa pengerahan tim K9 mencerminkan komitmen penuh Polri dalam misi kemanusiaan.

"Pengerahan Den K9 SAR ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen Polri dalam misi kemanusiaan. Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hendra.

Di balik suara alat berat dan terik matahari, enam anjing pelacak itu terus menyusuri lumpur, mengikuti aroma yang tak kasat mata. Jejak kaki mereka bukan sekadar penanda pencarian, melainkan simbol harapan—bahwa setiap korban akan ditemukan, dan setiap keluarga akan memperoleh kepastian.


Editor : Ahmad Sayuti