Untuk Mendorong Hearts2Hearts Lebih Populer, SM Perlakukan aespa dengan Tidak Baik??

SM diduga sengaja perlakukan aespa dengan tidak baik untuk mendorong popularitas girl grup baru Hearts2Hearts.

Untuk Mendorong Hearts2Hearts Lebih Populer, SM Perlakukan aespa dengan Tidak Baik??
Ian Hearts2Hearts dan Karina aespa.

INILAHKORAN, Bandung - Girl grup aespa nampaknya kini sengaja diabaikan oleh SM Entertainment demi Hearts2Hearts.

SM Entertainment kembali menuai kritik menyusul cover lagu solo Karina aespa berjudul 'UP' yang dibawakan oleh Ian Hearts2Hearts.

Banyak penggemar melihat cover ini sebagai bagian dari pola yang lebih luas untuk mengesampingkan aespa demi mempromosikan girl grup baru Hearts2Hearts.

Kecaman mulai muncul pada akhir Desember ketika MBC mengumumkan panggung spesial untuk MBC Gayo Daejejeon 2025, mengungkapkan bahwa Ian akan membawakan lagu 'UP'.

Meskipun awalnya cover lagu tersebut menarik perhatian, kekecewaan dengan cepat menyusul.

Para penggemar menunjukkan bahwa Karina sendiri tidak pernah diberi kesempatan yang layak untuk mempromosikan lagu tersebut di panggung siaran utama, meskipun lagu itu populer.

Saat itu, 'UP' baru dibawakan di konser aespa dan sekali di WATERBOMB Seoul. Belum ada penampilan di acara musik, promosi solo, dan video latihan tari resmi yang dirilis oleh SM Entertainment, sesuatu yang biasanya diharapkan untuk lagu solo yang diterima dengan baik.

Situasi semakin memanas setelah Ian membawakan lagu 'UP' dan Hearts2Hearts kemudian mengunggah video latihan tari lengkap dari cover lagu tersebut.

Langkah ini kembali memicu kemarahan di kalangan penggemar, karena Karina masih belum menerima konten serupa untuk lagunya sendiri.

Banyak yang menafsirkan keputusan tersebut sebagai SM yang memprioritaskan eksposur untuk Hearts2Hearts sambil terus mengabaikan promosi individu aespa.

"Tidak ada latihan tari UP atau hal-hal bagus lainnya, tapi nugu ini mendapatkan semua yang seharusnya didapatkan Karina…"

"Bahkan latihan menari pun batal. Ini benar-benar tidak bisa dipercaya," kata netizen yang lainnya.

Seiring meningkatnya kritik, para penggemar menuduh perusahaan tersebut memanfaatkan popularitas aespa dan Karina untuk meningkatkan minat pada grup pendatang baru tersebut.

"Awalnya panggung festival dan sekarang latihan tari, sementara Karina sendiri bahkan tidak mendapat kesempatan untuk membuat video latihan tarinya sendiri. 

Maksudmu, seorang junior mendapat promosi lebih banyak untuk penampilan cover-nya daripada artis aslinya? SM adalah perusahaan paling tidak berguna dan bodoh yang pernah ada."

"Semoga ini cuma lelucon…Dulu aku suka Ian, tapi ini bikin aku kesal. Di mana latihan tari Karina untuk lagu 'UP'? Oh. Tidak ada. Beraninya dia melakukan ini…"

"Ian sendiri menghadapi banyak kebencian ekstrem karena cover lagu dan latihan menari tersebut."

"Orang-orang ini tidak tahu malu, sungguh luar biasa, benar-benar parasit," kesal netizen yang lainnya.

SM Entertainment belum menanggapi kritik tersebut secara langsung, tetapi kontroversi ini sekali lagi membuat penanganan perusahaan terhadap aespa berada di bawah pengawasan ketat.***


Editor : Irma Nurfajri