Update Covid-19 Garut: Bertambah 102 Kasus Positif, 5 Meninggal
Sempat mengalami penurunan volume harian temuan kasus positif Covid-19 selama dua hari berturut-turut, penularan Covid-19 di Kabupaten Garut kembali melonjak menjadi sebanyak 6.521 kasus.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut- Sempat mengalami penurunan volume harian temuan kasus positif Covid-19 selama dua hari berturut-turut, penularan Covid-19 di Kabupaten Garut kembali melonjak menjadi sebanyak 6.521 kasus.
Hal itu menyusul adanya temuan sebanyak 102 kasus baru positif Covid-19 pada Kamis (4/2/2021). Sehingga total jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat lagi menjadi sebanyak 6.521 kasus.
Persentase temuan kasus positif dari jumlah sampel swab diperiksa juga terbilang cukup tinggi, mencapai sekitar 51 persen.
Padahal volume harian kasus positif Covid-19 sebelumnya sempat menurun drastis, hanya mencapai sebanyak 25 kasus pada Rabu (3/2/2021), dan sebanyak 15 kasus pada Selasa (2/2/2021).
Yang memprihatinkan, volume harian kasus kematian akibat Covid-19 juga meningkat menjadi sebanyak lima kasus dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak tiga kasus. Meskipun mereka yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 pun meningkat tajam sebanyak 206 kasus dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 22 kasus.
Keterangan Satuan Tugas Penanganan Coivd-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, dari sebanyak 102 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 93 kasus (51 %) di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 198 sampel swab. Sebanyak sembilan kasus lainnya dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.
Sebanyak 102 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri 60 perempuan dan 42 laki-laki, berusia antara satu tahun sampai 74 tahun. Termasuk tiga balita dan 16 lansia berumur 60 tahun ke atas.
Mereka berasal dari Kecamatan Karangpawitan (18 kasus), Tarogong Kaler (12 kasus), Tarogong Kidul (10 kasus), Garut Kota (8 kasus), Cibatu (8 kasus), Cilawu (6 kasus), Kadungora (5 kasus), Banyuresmi (5 kasus), Kersamanah (5 kasus), Cikelet (4 kasus), dan Kecamatan Balubur Limbangan (4 kasus),
Lalu, dari Kecamatan Cisompet (3 kasus), Samarang (3 kasus), Leles (2 kasus), Wanaraja (2 kasus), Bungbulang (1 kasus), Cibalong (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), Singajaya (1 kasus), Sucinaraja (1 kasus), Sukaresmi (1 kasus), dan Kecamatan Sukawening (1 kasus).
Adanya temuan sebanyak 102 kasus baru positif Covid-19 itu menjadikan total jumlah kasus positif Covid-19 di Garut melonjak lagi menjadi sebanyak 6.521 kasus.
Angka kematian terpapar Covid-19 juga meningkat menjadi sebanyak 216 kasus dengan meninggalnya lima pasien positif Covid-19.
Kelima pasien meninggal tersebut yakni laki-laki (KC-6389) usia 55 tahun dari Kecamatan Karangpawitan, laki-laki (KC-5704) usia 51 tahun dari Kecamatan Kersamanah, perempuan (KC-6484) usia 58 tahun dari Kecamatan Leles, laki-laki (KC-6204) usia 41 tahun dari Kecamatan Sukawening, dan perempuan (KC-6509) usia 61 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler.
Namun begitu, terdapat perkembangan cukup menggembirakan dengan bertambahnya pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 202 orang. Sehingga total jumlah kasus sembuh dari Covid-19 meningkat menjadi sebanyak 4.777 orang.
Sebanyak 206 pasien sembuh dari Covid-19 itu terdiri perempuan dan 88 laki-laki, berusia antara satu bulan sampai 78 tahun. Kebanyakan mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul mencapai 50 orang. Disusul dari Kecamatan Cibatu (19 orang), Wanaraja (14 orang), Tarogong Kaler (12 orang), Cisurupan (9 orang), Garut Kota (9 orang), Kadungora (9 kasus), Leles (9 kasus), Selaawi (8 orang), Banyuresmi (8 orang), Cilawu (8 orang), Sukawening (8 orang), Pakenjeng (6 orang), dan Kecamatan Banjarwangi (6 orang).
Lalu, dari Kecamatan Pameungpeuk (5 orang), Bayongbong (4 orang), Cikelet (4 orang), Karangpawitan (4 orang), Selaawi (4 orang), Kersamanah (2 orang), Bungbulang (2 orang), Cikajang (2 orang), Balubur Limbangan (2 orang), Pasirwangi (1 orang), dan Kecamatan Sukaresmi (1 orang).
Hingga kini, masih terdapat sebanyak 1.528 pasien positif aktif.
"Pasien positif masih isolasi mandiri sebanyak 1.113 orang dan yang dalam isolasi perawatan sebanyak 415 orang," kata Muksin.(zainulmukhtar)
Editor : Bsafaat

