Update Kasus Pencurian di SDN 01 Karadenan: Polisi Kejar Pelaku, Patroli Digencarkan
Kasus pencurian di SDN 01 Karadenan kini ditangani langsung Satreskrim Polres Bogor. Para pelaku dikejar untuk kemudian ditangkap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Kasus pencurian di SDN 01 Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor memasuki babak baru. Kasus ini kini diambil alih Sat Reskrim Polres Bogor.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan pihaknya telah kembali mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yakni SDN Karadenan 01 Cibinong.
Pihak SDN Karadenan 01 Cibinong sudah melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bogor, Sat Reskrim dan Samapta Polres Bogor pun sudah datang ke TKP," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Kamis 18 Februari 2026.
Menurut Wikha, Polres Bogor telah rampung melakukan penyelidikan awal. Kini, para polisi mulai mencari tahu para pelaku untuk selanjutnya melakukan penangkapan.
"Kami sudah melakukan penyelidikan awal dan selanjutnya mengejar serta mengamankan para pelaku Curat," tutur AKBP Wikha Ardilestanto.
Buntut dari kasus ini, Wikha menyebut Polres Bogor gencar melakukan patroli ke sejumlah sekolah yang rawan pencurian.
"Kami juga akan melakukan patroli ke sekolah - sekolah, mulai nanti malam," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Sekolah SDN Karadenan 01, Yeni Rochayati, para pelaku pencurian bisa dengan leluasa melancarkan aksinya lantaran satpam yang bertugas sedang tidak masuk kerja.
Yeni Rochayati pun merinci barang-barang yang digondol para pencuri dari SDN Karadenan 01 diantaranya 24 unit PC, 60 ponsel tablet, 1 TV LED, 3 sound system, 3 infocus, 1 toa, 1 kamera, 1 magicom dan 1 tabung gas 3 kg.
Yeni lantas membeberkan ciri-ciri para pelaku berdasarkan pantauannya melalui rikeman kamera Closed-Circuit Television (CCTV).
Menurut Yeni, para pelaku merupakan dua orang pria dewasa berbadan besar yang bisa dengan mudah menjebol pintu teralis Ruang Laboratorium Komputer.
"Jejak para pelaku Curat ada di rekaman kamera CCTV, sidik jari dan juga alat bukti lainnya seperti pisau dan palu yang tertinggal di Ruang Laboratarium Komputer," ungkap Yeni.***
Editor : Bsafaat


