Usai Bahas Pakar, Pernyataan Prabowo Soal 'Profesor Bodoh' Kembali Viral
Video pidato Prabowo Subianto saat bertemu mahasiswa di Kairo kembali viral di media sosial. Simak pernyataannya yang menyindir pengkritik program makan gratis.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Potongan video pidato Presiden RI Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara pertemuan dengan mahasiswa Kairo di Jakarta kembali menjadi perbincangan hangat dan viral di berbagai platform media sosial.
Dalam video tersebut, Prabowo menyoroti berbagai ejekan dan sikap skeptis dari sejumlah pihak, termasuk kalangan akademisi, tterhadap program unggulannya, yaitu program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak Indonesia.
Sindir Pengkritik Program makan gratis
Di hadapan para mahasiswa di Kairo, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya sudah terbiasa menghadapi ejekan maupun fitnah sejak lama. Ia menyinggung masih banyak pihak yang ragu akan komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Tanah Air.
"Memang banyak yang mengejek Prabowo Subianto. Saya memang sudah biasa diejek dari dulu, difitnah. Sekarang pun mereka tidak percaya, apa iya kemiskinan bisa dikurangi," ujar Prabowo sebagaimana dikutip dari tayangan YouTube resmi Sekretariat Presiden.
Prabowo kemudian membeberkan bagaimana program pemberian makan gratis untuk anak-anak Indonesia justru menuai penolakan dan sindiran dari sebagian kelompok akademisi.
"Saya mau beri program makan untuk anak Indonesia pun diejek, banyak yang tidak setuju. Sekarang banyak profesor yang tidak setuju. profesor pintar atau bodoh? Saya tidak tahu," tegasnya.
Meskipun pidato tersebut disampaikan dalam kunjungan kerjanya pada 18 Desember 2024, cuplikan video tersebut kembali mencuat dan ramai diperdebatkan netizen di media sosial.
Sebagian netizen menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk kejengkelan Prabowo terhadap kritik yang dinilai kurang berempati pada pemenuhan gizi anak-anak.
Di sisi lain, sebagian warganet dan pengamat menyoroti diksi yang digunakan Prabowo terhadap kalangan akademisi.
Ssbelumnya, pidato Prabowo juga sempat jadi perbincangan di media sosial. Dalam pernyataannya, Prabowo menyinggung pakar dan mengucapkan kata yang dinilai tidak etis.
Editor : Firda Rachmawati

