Usai Divonis 10 Tahun Penjara, SYL: Gara-gara Belanja Skincare...

Menurut SYL, perkara yang kini menjeratnya hingga divonis 10 tahun penjara sebatas pembelian skincare.

Usai Divonis 10 Tahun Penjara, SYL: Gara-gara Belanja Skincare...
Menurut SYL, perkara yang kini menjeratnya hingga divonis 10 tahun penjara sebatas pembelian skincare.

INILAHKORAN, Bandung-  Menteri Pertanian (Mentan) periode 2019-2023 Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghargai keputusan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan dari Majelis Hakim terkait kasus korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).

"Saya menghargai sepenuhnya sebagai orang yang patuh pada aturan dan hakim. Saya menghargai kesimpulan Majelis Hakim dari proses persidangan yang cukup panjang ini," ucap SYL saat ditemui usai sidang pembacaan putusan Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

Baca Juga : Bank Jago Buka Suara Soal Oknum Pegawainya yang Gunakan 112 Rekening Nasabah hingga Rugikan Rp1,3 Miliar

Menurut SYL berbagai pidana tersebut merupakan bagian dari konsekuensi jabatan dirinya sebagai menteri yang memimpin Kementan dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional dan keterjangkauan pangan Indonesia dalam kondisi COVID-19.

Maka dari itu, ia akan mempertanggungjawabkan dan menghadapi risiko maupun diskresi dari jabatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Di sisi lain, SYL berharap tidak ada pejabat yang takut mengambil kebijakan untuk kepentingan rakyat dan bangsa karena persoalan yang menimpa dirinya.

Baca Juga : Tok! Dua Anak Buah SYL Divonis 4 Tahun Bui dalam Kasus Korupsi Kementan

"Mungkin saya salah, tapi semua demi bangsa, demi negara, demi kepentingan rakyat," ungkapnya.

Halaman :


Editor : Bsafaat