Usai Sholat Subuh, Lanjut Tidur atau Berburu Berkah? Ini Jawaban Buya Yahya!

Bagi umat Islam, momen Subuh bukan hanya tentang menunaikan salat, tapi juga membuka gerbang keberkahan. Tak heran, banyak yang bertanya-tanya, bolehkah kembali tidur setelah Subuh? Terkait hal ini, Buya Yahya dalam ceramahnya di kanal YouTube Al Bahjah TV memberikan penjelasan yang menarik.

Usai Sholat Subuh, Lanjut Tidur atau Berburu Berkah? Ini Jawaban Buya Yahya!
Usai Sholat Subuh, Lanjut Tidur atau Berburu Berkah? Ini Jawaban Buya Yahya!

INILAHKORAN, Bandung – Bagi umat Islam, momen Subuh bukan hanya tentang menunaikan salat, tapi juga membuka gerbang keberkahan.

Tak heran, banyak yang bertanya-tanya, bolehkah kembali tidur setelah Subuh?

Terkait hal ini, Buya Yahya dalam ceramahnya di kanal YouTube Al Bahjah TV memberikan penjelasan yang menarik.

Beliau menegaskan bahwa hukum tidur setelah Subuh adalah makruh, alias tidak dianjurkan.

Alasannya, waktu setelah Subuh hingga matahari terbit merupakan momen istimewa penuh berkah.

Rasulullah SAW pun menganjurkan umatnya untuk memanfaatkan waktu ini dengan berbagai amalan, seperti berzikir, membaca Al-Qur'an, atau mencari ilmu.

"Subuh itu waktu yang sangat mulia. Malaikat turun, rezeki turun, berkah turun," jelas Buya Yahya.

Lebih lanjut, beliau menuturkan bahwa tidur setelah Subuh dapat menyebabkan kelalaian dalam meraih berkah dan kemalasan dalam beraktivitas.

Namun, Buya Yahya juga menekankan bahwa makruh bukan berarti haram. Artinya, boleh saja tidur setelah Subuh jika ada alasan yang syar'i.

Contohnya, jika seseorang kelelahan karena bekerja malam atau sakit, maka diperbolehkan untuk tidur sejenak untuk memulihkan tenaga.

"Kalau capek, ya wajarlah (tidur). Tapi kalau karena kebiasaan, itu yang tidak bagus," tegas Buya Yahya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan