Usai Winter yang Sulit Bernapas, Ningning Pingsan di Panggung Konser aespa di Bangkok
Ningning aespa terlihat ambruk, pingsan di atas panggung saat grupnya konser di Bangkok.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sama seperti Winter, Ningning juga tunjukan tanda kelelahan di tengah sibuknya Konser aespa.
Tahun 2025 menjadi salah satu tahun tersibuk bagi girl grup aespa, menandai tonggak sejarah dalam ekspansi global mereka dengan aktivitas tanpa henti.
Kesibukan aespa ini mulai dari perilisan musik dan dukungan merek hingga tur dunia ambisius, Synk: Aexis Line.
Namun, rekaman terbaru dari Konser mereka di Bangkok, Thailand membuat penggemar sangat khawatir dengan Kesehatan member Tiongkok, Ningning.
Sebuah video yang muncul di internet menunjukkan Ningning ambruk ke tanah tepat setelah penampilan Panggung yang penuh energi, memanfaatkan lampu yang redup untuk beristirahat sejenak.
Meskipun visibilitasnya terbatas, penonton segera menyadari kulitnya yang pucat dan postur tubuhnya yang tampak lelah.
Winter, sesama member aespa, membantunya kembali tenang tepat waktu untuk penghormatan terakhir.
Momen itu singkat tetapi meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar yang menyaksikannya secara langsung.
Meskipun popularitas global aespa terus meroket, intensitas jadwal mereka telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.
Ningning, khususnya, telah dipaksa untuk bekerja dengan tempo yang sangat melelahkan. Selain komitmen penuh grup, dia juga telah melakukan aktivitas solo di Tiongkok, termasuk penampilan media dan promosi.
Perjalanan lintas batas yang konstan, perubahan zona waktu yang sering, dan tekanan tanpa henti untuk mempertahankan citra publik yang sempurna telah membuatnya hampir tidak punya waktu untuk istirahat atau pemulihan.
Khususnya, penggemar telah memperhatikan penurunan berat badan Ningning yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Sang idola yang dulu dikenal sehat dan energik, kini tampak semakin ringkih. Lengan dan kakinya lebih ramping dari sebelumnya, dan bahkan tariannya yang biasanya lincah pun tampak kehilangan kekuatan dan kelincahannya.
Para pengamat khususnya terkejut melihat tubuhnya yang lebih ramping dibandingkan dengan sesama member, Karina dan Winter, yang keduanya dikenal memiliki tubuh ramping alami.
Para penggemar kini khawatir Ningning mungkin terlalu memaksakan diri atau menghadapi tekanan untuk menyesuaikan diri dengan standar kecantikan yang tidak realistis, sebuah tantangan yang disayangkan namun umum dalam industri K-pop yang sangat menuntut.
Kekhawatiran juga meningkat bahwa diet ekstrem atau kelelahan dapat mengganggu kesehatannya sementara aespa menjalani salah satu siklus promosi mereka yang paling agresif hingga saat ini.
Sementara SM Entertainment belum mengeluarkan pernyataan tentang masalah ini, keruntuhan Ningning baru-baru ini telah memicu percakapan yang lebih luas tentang Kesehatan idola, kelelahan, dan kebutuhan mendesak bagi agensi hiburan untuk memprioritaskan kesejahteraan artis mereka.
Saat aespa melanjutkan tur mereka dan bersiap untuk lebih banyak penampilan global, penggemar kini meminta SM untuk memastikan bahwa Ningning dan semua member aespa menerima perawatan, istirahat, dan dukungan yang tepat.***
Editor : Irma Nurfajri


