Secara persentase penguasaan bola,
Vietnam memang lebih unggul dari
Timnas Indonesia dengan 56%. Namun, untuk urusan mencetak peluang, skuat Garuda lebih banyak menebar ancaman ke gawang
Vietnam dengan catatan delapan tembakan.
Park Hang-seo pun mengakui itu adalah pertandingan yang sulit melawan pasukan asuhan Shin Tae-yong.
Vietnam cukup kesulitan menghadapi permainan
Timnas Indonesia dan hanya memiliki sedikit peluang. Meski demikian, dia mengatakan hasil imbang sudah sesuai target dirinya.
"Seperti kalian ketahui pertandingan berjalan sengit, dan saya pikir para pemain telah menunjukkan semangat juang mereka, meskipun kita tidak memenangkan pertandingan saya pikir kami sudah mencapai target kami," kata
Park Hang-seo usai pertandingan.
Seperti diketahui, pada awal babak pertama, Kedua tim sama-sama bermain hati-hati.
Vietnam sempat menguasai penguasaan bola di 15 menit awal.
Sementara itu, perlahan tapi pasti,
Timnas Indonesia mulai meningkatkan tempo permainan. Anak asuh Shin Tae-yong itu mulai rajin menebar ancaman ke gawang
Vietnam.
Pada menit ke-23, Indonesia mendapatkan peluang lewat Dendy Sulistyawan. Namun, kiper
Vietnam Dang Van Lam lebih dahulu keluar dari sarangnya.
Permainan agresif Indonesia berlanjut di menit ke-29. Tendangan Yakob Sayuri dari luar kotak penalti masih menyamping dari gawang
Vietnam.
Kemudian, di menit ke-31, umpan jauh Jordi Amat disambut Yakob Sayuri. Upaya dari Yakob masih digagalkan bek
Vietnam dan berbuah sepak pojok.
Memasuki babak kedua, Indonesia dan
Vietnam sama-sama tancap gas. Namun tensi pertandingan semakin memanas.
Vietnam beberapa kali melepaskan tekel-tekel keras untuk menghentikan aliran bola Indonesia.
Salah satu pelanggaran keras dibuat oleh Doan Van Hau kepada Dendy Sulistyawan. Namun bek timnas
Vietnam itu lolos dari hukuman kartu oleh wasit.
Menjelang pertandingan usai, peluang Indonesia kembali gagal. Tendangan dari Yakob Sayuri digagalkan Dang Van Lam.
Pertandingan pun berakhir imbang tanpa gol. Kedua tim akan kembali bertemu di leg kedua Semifinal
Piala AFF 2022, di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, 9 Januari 2023 mendatang.***(Ridwan Firdaus)