Viral Makam Pahlawan Dicor di Kudus Demi Akses Jalan ke Makam Habib Jakfar Alkaff
Viral ormas di Kudus soroti makam pahlawan yang dicor untuk akses jalan ke makam seorang habib.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu keprihatinan publik setelah menampilkan makam-makam yang diklaim sebagai makam pahlawan dicor beton di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ploso, Kudus. Pengecoran tersebut diduga dilakukan untuk pembangunan akses jalan menuju makam Habib Jakfar Alkaff.
Video itu diunggah oleh akun TikTok @lembuwilogodho dan turut disorot oleh organisasi masyarakat Islam Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah.
Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah makam yang telah tertutup cor semen dan disebut-sebut sebagai makam pejuang kemerdekaan.
Diklaim Makam Pejuang Kemerdekaan
Salah satu anggota Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah menyatakan bahwa dugaan makam pahlawan tersebut dapat dikenali dari bentuk dan tulisan pada batu nisan.
“Pejuang kemerdekaan, terbukti dari batu nisannya. Kiranya makam seorang pejuang yang sudah berkontribusi terhadap bumi pertiwi ini, mengorbankan segalanya, makamnya justru dicor dan diinjak-injak,” ujar anggota PWI LS dalam video tersebut.
Pernyataan itu disampaikan dengan nada keprihatinan atas perlakuan terhadap makam yang dianggap memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa.
Dinilai Tidak Menghormati Jasa Pahlawan
Dalam video yang sama, anggota ormas tersebut juga membandingkan kondisi makam yang dicor dengan pembangunan makam tokoh yang dinilai dibuat megah.
“Bagaimana bangsa Indonesia menghormati pahlawannya, sementara makam wali palsu dibuat sedemikian mewahnya dan mengorbankan makam-makam pribumi termasuk makam pahlawan ini,” ucapnya.
Ia mengajak masyarakat untuk berpikir jernih terkait prioritas penghormatan terhadap jasa para pejuang kemerdekaan.
Anggota Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah juga mempertanyakan apakah dugaan ketidakadilan tersebut akan terus dibiarkan.
“Apakah kedzaliman ini akan dibiarkan terus-menerus hanya karena makam wali palsu itu,” tambahnya.
Pernyataan tersebut memicu reaksi beragam dari warganet, sebagian menyuarakan keprihatinan, sementara lainnya meminta klarifikasi dari pihak berwenang.
Menunggu Klarifikasi Pihak Terkait
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola TPU Ploso maupun pemerintah daerah setempat terkait status makam yang dicor serta legalitas pembangunan akses jalan tersebut.
Editor : Firda Rachmawati


