Viral! Nenek di Cianjur Jadi Korban Pemukulan Usai Dituduh Penculik

Viral video seorang nenek di Cianjur yang menjadi korban pemukulan usai dirinya dituduh penculik oleh warga.

Viral! Nenek di Cianjur Jadi Korban Pemukulan Usai Dituduh Penculik
Viral! Nenek di Cianjur Jadi Korban Pemukulan Usai Dituduh Penculik

INILAHKORAN - Viral video seorang nenek di Cianjur yang menjadi korban pemukulan usai dirinya dituduh penculik oleh warga.

Seorang nenek di Kampung Legok, Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, diduga menjadi korban pemukulan akibat kesalahpahaman yang terjadi pada Minggu, 4 Mei 2025.

Peristiwa ini mencuat ke publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Menurut keterangan yang beredar, insiden bermula ketika sang nenek baru saja kembali dari Sukabumi usai mengambil uang pensiunan. 

Dalam perjalanan pulang yang ditempuh dengan berjalan kaki, korban melewati jalanan menanjak dan merasa kelelahan. 

Ia kemudian meminta bantuan seorang anak untuk membantunya menaiki tanjakan tersebut.

Namun, setelah menolong, anak tersebut berlari. Tindakan itu memicu salah paham dari warga sekitar. 

Seorang warga meneriakinya sebagai penculik, yang kemudian memicu keributan dan dugaan aksi main hakim sendiri terhadap nenek tersebut.

Sementara itu, di video yang diunggah dalam Instagram @dhemit_is_back01, seorang pria berkaos putih terlihat menampar nenek tersebut.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut justru hanya berdiam diri sampai akhirnya ada seorang wanita yang menarik pria tersebut.

Di sisi lain, video tersebut memantik amarah netizen yang meminta agar kasus ini diusut.

"Yang baju putih ga bisa dibiarin," tulis akun noe.rucon.

"Laki2 kok tega bener pukul cewe mana udah tua begitu, main tangan di polisikan saja, udah ada bukti video," tulis akun rahmatikah.

"Sebanyak manusia yg meliaht itu ga ada yg langsung sigap tahan ? Ya allah ..malah yg maju ibu ibu untuk menenangkan ..gusti gemessssssss ! Jangan damai ya ne ..sakit liatnya," tulis akun mei.nurhayati.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi dan penanganan kasus tersebut. 


Editor : Firda Rachmawati