Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisi Terbaru Nenek di Cianjur Korban Penganiayaan yang Dituduh Menculik
Begini kondisi terbaru nenek di Cianjur yang menjadi korban penganiayaan usai dituduh menculik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Setelah sempat dirawat di rumah sakit, begini kondisi terbaru nenek di Cianjur yang menjadi korban penganiayaan oleh warga karena dituduh menculik anak.
nenek Asyah (76), korban penganiayaan oleh sekelompok warga di Kampung Padalengser, akhirnya diperbolehkan pulang ke rumahnya di Cianjur pada Rabu 7 Mei 2025 setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kondisinya kini mulai membaik meski masih dalam tahap pemulihan dari luka-luka serius akibat aksi main hakim sendiri.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Minggu (4/5/2025), saat Asyah berjalan kaki pulang dari Sukabumi usai mencairkan dana pensiun mendiang suaminya.

Karena kelelahan saat melewati jalan menanjak, ia meminta bantuan kepada seorang anak yang kebetulan melintas. Namun, anak tersebut tiba-tiba berlari pergi, dan kejadian ini justru memicu salah paham dari warga setempat.
Seorang warga yang melihat kejadian tersebut meneriaki Asyah dengan tuduhan menculik anak, yang kemudian memancing emosi warga lainnya.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak Asyah dipukul dan dikeroyok tanpa ampun oleh sejumlah warga hingga babak belur. Ia terduduk pasrah di tanah sambil menutupi wajah dengan tangan, dalam kondisi jilbab dan pakaiannya penuh darah.
Polisi yang menerima laporan segera bertindak cepat. Dua pria, masing-masing Ahmad (50) dan Abdul Kohar (37), ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kasus ini. Keduanya kini telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang, yang ancamannya mencapai tujuh tahun penjara.
Editor : Firda Rachmawati


